Arga Makmur, 2 Maret 2026 — Suasana Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIB Arga Makmur tampak berbeda pada Senin pagi. Nuansa religius dan semangat kebersamaan menyatu dalam gelaran Lomba Ceramah Ramadhan yang diikuti oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian di bulan suci.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini secara resmi dibuka oleh Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, dan dihadiri oleh Kasi Binadik, Kasubsi Regbimkemas, serta jajaran staf pembinaan. Sebanyak 21 WBP yang telah terdaftar sebagai peserta mengikuti lomba dengan penuh antusias, keluar dari blok hunian secara tertib dan terjadwal sesuai prosedur pengamanan.
Sebelum perlombaan dimulai, panitia dari Regbimkemas menyampaikan tata tertib serta mekanisme penilaian guna memastikan kegiatan berjalan tertib, adil, dan kondusif. Penampilan peserta ditentukan berdasarkan nomor undian yang telah dibagikan sebelumnya, sehingga setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk tampil.
Dalam lomba ini, para peserta menyampaikan ceramah dengan tema-tema seputar keutamaan Ramadhan, makna taubat, pentingnya memperbaiki diri, hingga refleksi perjalanan hidup. Beragam gaya penyampaian ditampilkan, mulai dari yang penuh penghayatan hingga yang komunikatif dan inspiratif, mencerminkan kesungguhan warga binaan dalam mendalami nilai-nilai keagamaan.
Kepala Lapas Arga Makmur menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual.
“Melalui lomba ceramah ini, kami ingin menumbuhkan rasa percaya diri, kemampuan berbicara di depan umum, serta memperkuat pemahaman agama sebagai bekal perubahan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku. Pengawasan tetap dilakukan secara optimal untuk menjaga keamanan tanpa mengurangi kekhidmatan suasana ibadah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program pembinaan Ramadhan di Lapas Arga Makmur yang berfokus pada penguatan moral dan spiritual warga binaan. Hasil pelaksanaan lomba akan dilaporkan kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu sebagai bentuk pertanggungjawaban dan evaluasi program pembinaan.
Melalui kegiatan positif seperti ini, Lapas Arga Makmur terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, edukatif, dan berkelanjutan, guna mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan di masa mendatang.