Bantul (MTsN 6 Bantul) — Inovasi pembelajaran Gembira yang dicanangkan oleh Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, mulai diaplikasikan dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) di setiap kelas. Program ini disambut dengan antusias oleh segenap guru sebagai upaya menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan berkesadaran bagi peserta didik. Hal tersebut sejalan dengan jargon madrasah “Matsanaba Dicinta di Hati”, yang menekankan kenyamanan, kebahagiaan, dan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran.
Salah satu guru Bahasa Inggris MTsN 6 Bantul, Agustina, turut mendukung inovasi tersebut dengan langsung mengaplikasikan pembelajaran Gembira saat KBM di kelas VII E pada Senin (5/1/2026). Meski berlangsung di jam terakhir, suasana kelas tetap hidup dan menyenangkan. Siswa tampak aktif, antusias, dan lebih bersemangat mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, mengharapkan pembelajaran Gembira yang diterapkan para guru mampu menciptakan suasana kelas yang nyaman dan menyenangkan. “Dengan pembelajaran yang gembira, siswa akan lebih mudah memahami materi dan merasa berkesadaran belajar di madrasah itu untuk apa,” ujarnya.
Dengan penerapan pembelajaran Gembira secara konsisten, MTsN 6 Bantul terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik saja, tetapi siswa juga gembira dan nyaman saat belajar. (agt)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































