Bantul — MTsN 6 Bantul pada hari Selasa, 25 November 2025 turut serta dalam kegiatan sosial mendukung masyarakat pesisir dengan membantu para nelayan meminggirkan dan menepikan perahu di kawasan Pantai Baru, Bantul, pada kegiatan pagi ini. Aksi ini menjadi bentuk nyata kepedulian dan kebersamaan antara pendidik dan masyarakat lokal, sekaligus mempererat hubungan sosial di lingkungan pesisir.
Kegiatan berlangsung saat para nelayan selesai melaut dan membutuhkan tenaga tambahan untuk menarik perahu menuju tepian pantai. Kehadiran guru MTsN 6 Bantul memberikan dukungan langsung, menunjukkan bahwa peran pendidik tidak hanya berada di ruang kelas, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dalam semangat gotong royong.
Bapak Galih selaku guru PJOK MTsN 6 Bantul juga memberikan tanggapan positif terkait kegiatan tersebut. “Aksi membantu nelayan menepikan perahu adalah kegiatan yang mencerminkan kekuatan fisik, solidaritas, dan nilai gotong royong. Ini sangat sejalan dengan pembentukan karakter dan kesehatan jasmani yang selama ini kami tanamkan kepada siswa,” jelasnya.
Kepala Madrasah, Sugiyono, S.Pd, memberikan apresiasi atas keterlibatan tersebut. “Kami sangat menghargai partisipasi guru yang ikut terjun langsung membantu masyarakat. Ini menjadi wujud nyata bahwa tenaga pendidik tidak hanya mengajar, tetapi hadir sebagai bagian dari komunitas yang saling mendukung,” ujarnya.
Kepala Tata Usaha, Nur Latif, S.E, turut menegaskan pentingnya kontribusi ini. “Kegiatan tersebut adalah bentuk keteladanan. Kami bangga karena pendidik di MTsN 6 Bantul mampu menunjukkan empati dan kepedulian sosial secara nyata,” tuturnya.
Kegiatan gotong royong bersama nelayan di Pantai Baru ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara madrasah dan masyarakat pesisir, sekaligus menanamkan pentingnya kebersamaan, empati, dan kepedulian sosial sebagai bagian dari pengabdian pendidikan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”



















































![aisah nur Safitri adalah gadis cilik SMP yang berprestasi dalam bidang seni tari 50 jakarta, Gadis cilik Aisah Nur Safitri, siswa [Nama Sekolah], berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam Kompetisi Tari Tingkat Kota yang diadakan di bidang seni tari. Kompetisi ini diikuti oleh siswa-siswa dari berbagai sekolah di kota. Dengan penampilan yang memukau, Aisah Nur Safitri berhasil memikat hati juri dan penonton. Ia menampilkan tarian yang sangat ekspresif dan penuh energi, sehingga membuatnya menjadi salah satu peserta yang paling menonjol dalam kompetisi ini. " Saya sangat senang dan bangga bisa menjadi Juara Harapan 1 dalam kompetisi ini," kata Aisah Nur Safitri. "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada guru-guru dan keluarga saya yang telah mendukung saya sepanjang proses latihan." Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswa lain untuk terus mengembangkan bakat mereka dan mencapai prestasi yang lebih tinggi](https://siaran-berita.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20251109-WA0213-120x86.jpg)





















