Bantul, 13 Januari 2026 — Dedikasi sering kali lahir dalam keheningan, jauh dari sorotan. Itulah yang selama ini ditunjukkan oleh Hasim Asari, sosok sederhana yang telah menjadi bagian penting dari kehidupan MTsN 6 Bantul. Meski berstatus pegawai paruh waktu, semangat dan tanggung jawabnya jauh melampaui sekadar kewajiban kerja.
Lahir di Bantul pada tahun 1969, Hasim memulai pengabdiannya di MTsN 6 Bantul sebagai pegawai tidak tetap. Selama bertahun-tahun, ia menjalani peran tersebut dengan penuh keikhlasan. Tanpa banyak kata, ia hadir paling awal dan pulang paling akhir. Setiap hari, Hasim sudah berangkat bekerja sejak pukul 04.00 pagi dan baru kembali ke rumah pada sore hari.
Tugasnya mungkin tampak sederhana: membersihkan lingkungan madrasah dari depan hingga belakang, menyiram dan merawat tanaman, serta menata halaman agar tetap rapi dan asri. Namun, dari pekerjaan itulah terlihat ketulusan dan rasa memiliki yang besar terhadap madrasah. Bagi Hasim, menjaga kebersihan lingkungan sekolah bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk tanggung jawab dan ibadah.
Selama kurang lebih 12 tahun mengabdi, Hasim dikenal sebagai pribadi yang rajin, rendah hati, dan selalu siap membantu tanpa pamrih. Guru, pegawai, hingga siswa merasa dekat dengannya. Senyum dan sapaan ramahnya seakan menjadi bagian dari keseharian MTsN 6 Bantul.
Perjalanan panjang sebagai pegawai tidak tetap akhirnya berbuah manis. Pada akhir tahun 2025, tepatnya bulan Desember, Hasim resmi diangkat menjadi tenaga paruh waktu di MTsN 6 Bantul. Pengangkatan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kesetiaan dan dedikasi yang selama ini ia tunjukkan tanpa banyak tuntutan.
“Hasim adalah contoh nyata keteladanan. Ia bekerja dengan hati, penuh tanggung jawab, dan tidak pernah mengeluh. Dedikasinya patut kita hargai dan jadikan inspirasi,” ujar Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono.
Kisah Hasim Asari menjadi pengingat bahwa pengabdian yang dilakukan dengan tulus tidak pernah sia-sia. Dari seorang pegawai tidak tetap hingga akhirnya mendapatkan pengakuan resmi, Hasim membuktikan bahwa kerja keras, kesabaran, dan keikhlasan selalu menemukan jalannya sendiri. Di MTsN 6 Bantul, namanya bukan sekadar tercatat sebagai pegawai, tetapi juga sebagai teladan.(Fau/ewh).
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































