TANGSEL – Kebakaran hebat melanda kawasan Jaya 65, Cipadu, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan(Tangsel), Minggu 1 Februari 2026 sore.
Satu gudang dekorasi beserta empat bangunan di sekitarnya terdampak, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp7 miliar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, Ahmad Dohiri mengatakan, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik di dalam gudang dekorasi yang menjadi sumber awal api.
“Api pertama kali muncul dari gudang dekorasi. Dugaan sementara akibat korsleting listrik, kemudian merambat cepat karena di dalam gudang banyak material mudah terbakar,” kata Ahmad. Saat di konfirmasi, pada Senin 2 Februari 2026
Ahmad menjelaskan, gudang tersebut memiliki luas sekitar 500 meter persegi dan digunakan untuk memproduksi berbagai dekorasi acara, seperti dekorasi pernikahan dan perayaan.
Di dalamnya, lanjut Ahmad tersimpan styrofoam, kayu, serta tumpukan tripleks, sehingga api cepat membesar dan sulit dikendalikan.
Ahmad menerangkan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Proses pemadaman berlangsung cukup lama dan baru berhasil dituntaskan sekitar pukul 04.00 WIB keesokan harinya.
Dalam upaya pemadaman, lanjut Ahmad, petugas mengerahkan 29 unit mobil pemadam kebakaran dari lintas wilayah. Rinciannya, 10 unit dari Kota Tangsel, 15 unit dari Kota Tangerang, 3 unit dari Jakarta Selatan, dan 1 unit dari Jakarta Barat, serta dibantu unsur Trantib Kecamatan Pondok Aren dan Polsek Pondok Aren.
“Total personel yang terlibat sekitar 120 orang, termasuk relawan dan tim medis,” ujar Ahmad.
Selain personel damkar, penanganan kebakaran juga melibatkan sejumlah relawan, di antaranya REDKAR Tangsel, REDKAR Jakarta, REDKAR Kota Tangerang, Laju Peduli, Medis UIN Jakarta, serta Sahabat Yatim Rescue.
Kemudian, beberapa ambulans turut disiagakan dari BPKH, TAR, Ercom, dan Semut Ireng. Akibat kejadian tersebut, lima bidang bangunan terdampak, terdiri dari satu gudang dekorasi dan empat bangunan lain berupa rumah warga, ruko tiga lantai, warung kopi, serta bengkel las.
Sejumlah bangunan diketahui merupakan toko tekstil, mengingat Cipadu merupakan kawasan sentra perdagangan tekstil.
Ahmad menambahkan, gudang dekorasi dan dua bangunan ruko mengalami kerusakan 100 persen. Sementara dua bangunan lainnya masih tersisa sekitar 60 hingga 70 persen, sehingga sebagian barang dapat diselamatkan petugas.
Dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa dari warga. Namun, satu petugas pemadam kebakaran sempat mengalami cedera akibat terjatuh saat proses pemadaman.
“Petugas sudah langsung ditangani di RSU Serpong Utara dan saat ini kondisinya sudah baik,” tutupnya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































