Setiap hari Sabtu pagi, halaman sekolah selalu dipenuhi semangat para anggota Pramuka. Mereka berkumpul dengan seragam rapi, berdiri tegap sambil menunggu instruksi dari pembina. Bagi mereka, Pramuka bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi tempat untuk belajar hal-hal yang tidak selalu didapat di kelas.
Pada suatu pertemuan, regu Putri dan regu Rajawali mendapat tugas untuk berlatih membuat tenda dan memasak sederhana. Cuaca saat itu cukup panas, namun mereka tetap bekerja sama. Ada yang memegang tali, ada yang menancapkan pasak, dan ada pula yang menyiapkan bahan makanan. Meski beberapa kali terjadi kesalahan, seperti tenda yang miring atau api yang sulit menyala, mereka tetap mencoba hingga berhasil.
Setelah tenda berdiri, mereka mengikuti permainan ketangkasan yang menuntut kerja sama dan ketelitian. Dalam permainan itu, mereka harus menyelesaikan misi dengan memanfaatkan peta dan petunjuk yang diberikan. Beberapa kelompok sempat kebingungan, tetapi dengan saling membantu, mereka dapat menemukan jalan keluar.
Menjelang sore, seluruh anggota Pramuka berkumpul dalam satu lingkaran besar. Pembina memberikan pesan bahwa kepramukaan mengajarkan lebih dari sekedar tali-temali atau baris-berbaris. Pramuka mengajarkan sikap peduli, bertanggung jawab, dan berani melawan tantangan. Nilai-nilai itu akan menjadi bekal penting saat mereka tumbuh dewasa.
Dengan hati senang dan pengalaman baru, para anggota Pramuka pulang dengan membawa pelajaran berharga. Mereka sadar bahwa melalui kegiatan sederhana di lapangan, mereka belajar memimpin, bekerja sama, dan menjadi pribadi yang lebih mandiri.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”


















































![aisah nur Safitri adalah gadis cilik SMP yang berprestasi dalam bidang seni tari 49 jakarta, Gadis cilik Aisah Nur Safitri, siswa [Nama Sekolah], berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam Kompetisi Tari Tingkat Kota yang diadakan di bidang seni tari. Kompetisi ini diikuti oleh siswa-siswa dari berbagai sekolah di kota. Dengan penampilan yang memukau, Aisah Nur Safitri berhasil memikat hati juri dan penonton. Ia menampilkan tarian yang sangat ekspresif dan penuh energi, sehingga membuatnya menjadi salah satu peserta yang paling menonjol dalam kompetisi ini. " Saya sangat senang dan bangga bisa menjadi Juara Harapan 1 dalam kompetisi ini," kata Aisah Nur Safitri. "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada guru-guru dan keluarga saya yang telah mendukung saya sepanjang proses latihan." Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswa lain untuk terus mengembangkan bakat mereka dan mencapai prestasi yang lebih tinggi](https://siaran-berita.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20251109-WA0213-120x86.jpg)
























