ARGA MAKMUR – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Arga Makmur menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan. Pada Senin (19/01/2026) siang, jajaran Lapas Arga Makmur melaksanakan penebaran 15.000 ekor bibit ikan nila di lahan sarana Asimilasi dan Edukasi Lapas Kelas IIB Arga Makmur. Kegiatan yang dimulai pukul 11.50 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, didampingi pejabat struktural, staf, serta petugas dari Balai Benih Ikan Arga Makmur.

Penebaran belasan ribu bibit ikan ini merupakan hasil sinergi positif antara Lapas Arga Makmur dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Arga Makmur yang memberikan bantuan bibit. Selain sebagai upaya memperkuat stok pangan daerah, kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Para warga binaan yang terlibat merupakan mereka yang telah lulus seleksi melalui tahapan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) dan terdaftar resmi sebagai pekerja di lahan perikanan.
Dalam pelaksanaannya, seluruh warga binaan yang bertugas sebagai tamping perikanan menjalankan aktivitas di bawah pengawasan ketat Staf Kegiatan Kerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk optimalisasi lahan produktif di dalam Lapas untuk menghasilkan output yang bermanfaat bagi organisasi dan masyarakat.
Melalui langkah strategis ini, Lapas Arga Makmur diharapkan tidak hanya menjadi tempat pembinaan sanksi hukum, tetapi juga menjelma menjadi sentra produktivitas perikanan yang mandiri. Keberhasilan penebaran bibit ini menjadi tonggak penting bagi Lapas Arga Makmur dalam mendukung kedaulahan pangan nasional secara berkelanjutan, sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan budidaya yang mumpuni sebagai bekal mereka saat kembali ke masyarakat nanti.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































