Sidoarjo — Suasana penuh semangat terlihat di SD Muhammadiyah 1 Candi (SD Mica) ketika mahasiswa magang dari Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo mengadakan pelatihan live TikTok bersama tim SPMB (Seksi Penerimaan Murid Baru). Kegiatan ini bukan sekadar mengenalkan penggunaan media sosial, tetapi juga menjadi ajang penerapan keterampilan perkuliahan dalam praktik nyata, khususnya pada bidang Public Speaking dan Cyber Public Relations.
Para mahasiswa bersama guru serta staf sekolah bekerja sama mempersiapkan sesi siaran langsung melalui akun resmi TikTok SD Mica. Live streaming tersebut membahas berbagai informasi penting, mulai dari pembukaan pendaftaran peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027, hingga penjelasan seputar fasilitas dan ekstrakurikuler unggulan sekolah.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa magang berperan sebagai pendamping yang menjelaskan cara menyusun konsep siaran, memilih topik yang menarik, hingga teknik berbicara yang mampu menjaga keterlibatan penonton. “Ini merupakan bentuk kontribusi kami untuk membantu SD Mica memaksimalkan media sosial sebagai alat promosi yang relevan di era digital,” tutur Akbar, salah satu mahasiswa magang yang terlibat sebagai mentor.
Optimalisasi Media Sosial untuk Penguatan Citra Sekolah
Pelatihan live TikTok ini menjadi langkah strategis SD Mica dalam memperluas jangkauan publikasi sekaligus membangun citra positif di mata masyarakat. Dalam siaran tersebut, tim SPMB bersama mahasiswa mengulas berbagai keunggulan sekolah, seperti suasana belajar yang aman, ramah anak, dan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan.
Salah satu hal yang paling menarik perhatian penonton adalah desain ruang kelas SD Mica yang modern dan berwarna-warni. Fasilitas seperti kursi ringan berwarna cerah menjadi bukti komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan inklusif dan nyaman bagi siswa.
Penonton juga antusias ketika mahasiswa dan tim SPMB memperlihatkan beberapa ruangan unggulan, seperti laboratorium robotik, dapur mini untuk kegiatan memasak, hingga ruang catur yang sering dipakai dalam persiapan lomba. “Di SD Mica, kami tidak hanya mengembangkan akademik, tetapi juga karakter dan bakat siswa melalui berbagai ekstrakurikuler,” jelas salah satu guru yang turut mendampingi.
Tingginya Antusiasme Penonton TikTok
Siaran langsung tersebut mendapatkan respons positif dari masyarakat. Banyak penonton yang mengapresiasi penyampaian informasi yang ringan, menarik, namun tetap informatif. Berbagai pertanyaan seputar pendaftaran peserta didik baru, fasilitas sekolah, hingga kegiatan ekstrakurikuler memenuhi kolom komentar.
Komentar seperti “Sekolahnya seru banget, anak-anak pasti betah belajar di sini” atau “Fasilitasnya lengkap, kapan buka pendaftaran?” menandakan bahwa pemanfaatan TikTok terbukti efektif dalam memperkuat branding sekolah.
Menurut Dea, salah satu mahasiswa magang, kegiatan ini memberikan kesempatan baginya untuk menerapkan materi kuliah secara langsung. “Saya sangat senang bisa berbagi ilmu tentang live TikTok. Kegiatan ini membuat saya lebih percaya diri dalam public speaking dan memahami praktik Cyber Public Relations,” ujarnya.

Kolaborasi Akademik dan Praktik Profesi
Program magang ini menjadi sarana bagi mahasiswa Ikom Umsida untuk terjun langsung ke dunia profesional, khususnya dalam pengelolaan media digital. Kegiatan pelatihan live TikTok di SD Mica menjadi contoh nyata kontribusi mahasiswa dalam pengembangan strategi komunikasi lembaga pendidikan.
Pihak sekolah pun menyambut baik kolaborasi tersebut. “Kami merasa sangat terbantu oleh kehadiran mahasiswa. Mereka membawa wawasan baru mengenai cara memaksimalkan media sosial secara kreatif dan positif,” ujar salah satu anggota tim SPMB.
Ke depan, SD Mica berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin agar promosi sekolah semakin relevan dengan perkembangan teknologi. Di tengah pesatnya era digital, kemampuan memanfaatkan platform seperti TikTok menjadi kunci untuk menjangkau orang tua dan calon siswa.
Pendidikan Holistik Berbasis Nilai
SD Muhammadiyah 1 Candi dikenal sebagai sekolah yang menerapkan pendidikan menyeluruh dengan mengintegrasikan akademik, nilai Islami, serta pengembangan karakter siswa. Sekolah ini juga menggunakan kurikulum tiga bahasa — Inggris, Arab, dan Jawa — untuk memperluas wawasan serta kemampuan komunikasi siswa sejak dini.
Selain itu, SD Mica menerapkan kurikulum inklusi sehingga setiap anak dapat berkembang sesuai kemampuan masing-masing. Lingkungan belajar yang aman, fasilitas ramah anak, dan guru yang profesional menjadi daya tarik tersendiri bagi para orang tua.
Melalui kolaborasi dengan mahasiswa Ikom Umsida, SD Mica menunjukkan bahwa promosi pendidikan dapat dilakukan secara kreatif. Live TikTok interaktif menjadi salah satu cara modern untuk menampilkan identitas sekolah secara menarik, relevan, dan dekat dengan masyarakat.
Penulis: Dea Armawati
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































