Mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa Kelompok 59 melaksanakan inovasi sederhana di bidang lingkungan dengan membuat alat pembakaran sampah menggunakan drum tong besi yang dirancang agar menghasilkan asap lebih sedikit. Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja pengabdian yang berorientasi pada solusi permasalahan sampah di masyarakat.
Pembuatan pembakaran drum minim asap dilakukan dengan memanfaatkan tong besi bekas yang dimodifikasi sedemikian rupa agar sirkulasi udara lebih baik sehingga proses pembakaran lebih efisien. Metode ini bertujuan mengurangi pencemaran udara akibat asap berlebih, sekaligus memberikan alternatif pembakaran sederhana yang mudah diterapkan oleh masyarakat desa.
Mahasiswa tidak hanya membuat, tetapi juga mendemonstrasikan cara penggunaan alat tersebut kepada warga sekitar. Drum pembakaran ini dapat digunakan untuk mengolah sampah rumah tangga organik maupun nonorganik tertentu, sehingga membantu mengurangi penumpukan sampah di lingkungan desa.
Kegiatan ini disambut baik oleh masyarakat karena menawarkan solusi praktis yang murah, mudah dibuat, serta ramah lingkungan dibandingkan metode pembakaran terbuka. Dengan adanya drum minim asap, warga dapat membakar sampah rumah tangga tanpa khawatir menimbulkan gangguan kesehatan akibat asap pekat.
Program ini juga menjadi wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan. Selain memberi manfaat langsung dalam penanganan sampah, kegiatan ini mendorong masyarakat untuk lebih peduli dalam mengelola limbah rumah tangga dengan cara yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Melalui inovasi sederhana ini, mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa Kelompok 59 menunjukkan peran aktif mereka dalam memberikan solusi tepat guna yang dapat diterapkan secara langsung di kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Narimbang Mulia.