Desa Mayang, Gatak, Sukoharjo – Sebanyak puluhan peternak dan petani jagung di Desa Mayang, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, mengikuti pelatihan pembuatan pakan ternak dari limbah brangkasan jagung pada Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini digelar oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) sebagai bagian dari upaya mendukung pertanian berkelanjutan.
Desa Mayang dikenal memiliki potensi pertanian jagung yang melimpah. Namun, limbah brangkasan jagung sering kali terbuang sia-sia, padahal kebutuhan pakan ternak masyarakat terus meningkat. “Kami ingin mengedukasi warga agar bisa memanfaatkan limbah pertanian ini menjadi pakan alternatif yang ekonomis, sekaligus mewujudkan konsep zero waste,” ujar salah seorang mahasiswa KKN UNS yang terlibat, seperti dikutip saat pelatihan berlangsung.
Pelatihan ini menargetkan peternak, petani jagung, kelompok tani, serta masyarakat umum di desa setempat. Peserta diajarkan teknik pengolahan limbah jagung secara sederhana, mulai dari pengeringan, pencacahan, hingga pencampuran dengan bahan lain agar layak sebagai pakan ternak berkualitas.
Hasilnya, warga kini memahami langkah-langkah praktis tersebut dan melihat peluang baru untuk mengembangkan usaha pakan ternak mandiri. “Ini sangat bermanfaat. Biaya pakan bisa ditekan, dan limbah jagung tak lagi numpuk,” kata seorang peternak setempat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Desa Mayang menuju kemandirian ekonomi berbasis sumber daya lokal, sejalan dengan semangat pertanian ramah lingkungan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































