Puosua Jaya, Konawe Selatan — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) Angkatan ke-51 melaksanakan kegiatan penguatan program kerja berbasis kebutuhan lokal di Desa Puosua Jaya. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan rencana program KKN dengan kondisi, potensi, serta kebutuhan riil masyarakat desa. (13/01/26)
Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Puosua Jaya dan dihadiri oleh Kepala Desa Puosua Jaya beserta jajaran pemerintah desa, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kepala Sekolah SDN 02 Konda, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), organisasi desa seperti PKK, tokoh masyarakat, serta seluruh mahasiswa peserta KKN Unsultra Angkatan ke-51.
Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat program kerja mahasiswa KKN agar berbasis kebutuhan lokal, partisipatif, dan berorientasi pada kebermanfaatan jangka panjang. Program yang dirancang diharapkan mampu mendukung pembangunan desa, khususnya pada sektor pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan kapasitas sosial.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Puosua Jaya menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN yang mengedepankan kebutuhan masyarakat sebagai dasar perencanaan program.
“Kami menyambut baik kehadiran Mahasiswa KKN Unsultra Angkatan ke-51 di Desa Puosua Jaya. Program kerja yang disusun berbasis kebutuhan lokal sangat kami harapkan karena sejalan dengan kondisi dan prioritas pembangunan desa. Kami berharap mahasiswa dapat berkolaborasi dengan masyarakat agar kegiatan KKN ini memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan,” ujarnya, pada 13 Januari 2026
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menegaskan bahwa penguatan program kerja merupakan bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“KKN bukan hanya menjalankan program, tetapi bagaimana mahasiswa mampu memahami kebutuhan masyarakat dan menghadirkan solusi yang aplikatif. Melalui penguatan program kerja berbasis kebutuhan lokal ini, mahasiswa dilatih untuk berpikir kritis, bekerja secara partisipatif, dan berkontribusi langsung dalam pemberdayaan masyarakat desa,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 02 Konda menyambut positif keterlibatan mahasiswa KKN dalam mendukung sektor pendidikan di desa.
“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN Unsultra dalam mendukung kegiatan pendidikan di desa. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat membantu meningkatkan literasi, kreativitas, dan motivasi belajar siswa, sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah, masyarakat, dan perguruan tinggi,” tuturnya.
Bagaimana kegiatan ini dilaksanakan, mahasiswa KKN memaparkan rencana program kerja yang telah disusun berdasarkan hasil observasi lapangan dan dialog bersama masyarakat. Program tersebut mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, administrasi desa, serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang disesuaikan dengan potensi lokal Desa Puosua Jaya.
Melalui kegiatan penguatan program kerja ini, diharapkan pelaksanaan KKN Unsultra Angkatan ke-51 di Desa Puosua Jaya dapat berjalan optimal, memberikan dampak nyata bagi masyarakat, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan.
#Pendidikan
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































