BANJARWANGI – Di saat banyak remaja seusianya masih mencari jati diri, Jodia Rahmat (19) sudah mantap menapakkan kaki di dunia wirausaha. Pemuda kelahiran Tangerang ini kini dikenal sebagai sosok di balik gurihnya Kebab Family, sebuah usaha kuliner yang ia rintis dengan keringat dan kerja kerasnya sendiri di Banjarwangi.
Perjalanan Jodia adalah cermin dari pepatah “belajar dari bawah untuk mencapai puncak.” Sebelum menjadi pemilik usaha, ia sempat lama bekerja sebagai karyawan di tempat orang lain.
Berawal dari “Ikut Orang”
Pengalamannya sebagai karyawan memberikan perspektif penting tentang dunia kerja. Jodia mengaku, pengalaman tersebut adalah modal mental yang paling berharga.
“Dulu saya ikut kerja sama orang. Dari situ saya tahu rasanya jadi bawahan, tahu susahnya cari uang, dan tahu bagaimana SOP yang benar. Semua itu saya simpan sebagai modal untuk buka usaha sendiri,” tutur Jodia.
One-Man Show: Dikerjakan Sendiri dengan Hati
Yang membuat Kebab Family istimewa adalah dedikasi penuh Jodia. Sejak hari pertama hingga sekarang, seluruh operasional gerai cabang pertama di Banjarwangi ia kerjakan seorang diri (single fighter). Mulai dari belanja bahan, meracik bumbu, hingga melayani pelanggan, semuanya dilakukan oleh tangan Jodia sendiri.
Langkah ini ia ambil untuk memastikan kualitas rasa tetap terjaga sekaligus memahami setiap seluk-beluk kendala di lapangan sebelum nantinya ia menyerahkan tugas tersebut kepada orang lain.
Transformasi 2026: Membuka Lapangan Kerja
Setelah sukses mengelola gerai pertama secara mandiri, Jodia kini bersiap melakukan lompatan besar. Pada pertengahan tahun 2026, ia menargetkan untuk meresmikan cabang kedua Kebab Family. Berbeda dengan gerai pertama, di cabang kedua nanti Jodia berencana untuk mulai merekrut karyawan.
Rencana Strategis Kebab Family 2026:
Ekspansi: Pembukaan cabang ke-2 (Target: Pertengahan 2026).
Sistem: Peralihan dari kerja mandiri ke pengelolaan tim (Manajerial).
Visi: Membuka lapangan kerja bagi pemuda sekitar dan memperluas jangkauan brand.
“Di cabang pertama saya kerjakan sendiri supaya saya paham detailnya. Tapi untuk cabang kedua nanti, saya ingin membuka peluang buat orang lain. Saya ingin Kebab Family tidak hanya menghidupi saya, tapi juga bermanfaat buat karyawan yang nanti bergabung,” jelas pemuda asal Tangerang ini.
Kisah Jodia Rahmat memberikan pesan kuat: bekerja pada orang lain bukanlah akhir, melainkan sekolah untuk menjadi pemimpin di masa depan. Dengan rencana pembukaan cabang kedua di tahun 2026, Jodia siap membuktikan bahwa Kebab Family akan terus tumbuh besar.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































