Memanfaatkan Perkarangan Rumah Sebagai Lahan Untuk Menanam Sayuran dan Buah-Buahan: Langkah Hidup Sehat dan Hemat
Menanam sayuran dan buah-buahan sendiri di rumah menjadi kebiasaan yang populer, terutama karena caranya yang mudah dan bisa menghemat pengeluaran. Selain bisa dilakukan di kebun, menanam juga bisa dilakukan di perkarangan rumah, di pot atau bahkan menggunakan barang-barang bekas sebagai tempat menanam. Meski terlihat sederhana, kegiatan ini memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kesehatan serta pengeluaran sehari-hari. Pemanfaatan lahan di rumah sebagai tempat berkebun memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan keluarga. Perkarangan rumah yang dikelola dengan baik dapat menyediakan sayuran dan buah-buahan harian untuk keluarga sekaligus mengurangi pengeluaran harian keluarga. Dengan luas lahan perkarangan rata-rata di Indonesia yang mencapai 120-500 m², setiap keluarga di Indonesia memiliki peluang mengembangkan kebun seperti yang di sampaikan (Ashari et al., 2012) sehingga ketahanan pangan dalam keluarga pun terbentuk.
Selain menghasilkan produk pangan sehari-hari untuk keluarga, menanam sayuran dan buah-buahan sendiri di rumah memiliki berbagai menfaat mulai dari kesehatan hingga ekonomi. Dalam berkebun tentu saja menggunakan aktivitas fisik untuk melakukan pekerjaan. Manfaat untuk kesehatan tidak hanya pada kesehatan fisik, melainkan pada kesehatan mental juga, seperti yang disampaikan oleh Chaeroni et al., (2021) menemukan bahwa aktivitas fisik memberikan banyak dampak positif salah satunya yaitu kebugaran jasmani dan kesehatan mental. Berikut adalah manfaat kesehatan dari kegiatan menanam sayuran dan buah-buahan sendiri di perkarangan rumah:
1. Meningkatkan Aktivitas Fisik
Kegiatan berkebun seperti menanam, menyiram, ataupun memanen, semua dilakukan oleh tubuh kita. Hal ini dapat meningkatkan aktivitas fisik dan bisa meningkatkan kesehatan. Seperti yang di sampaikan oleh Chaeroni et al., (2021) menjelaskan bahwa aktivitas fisik seperti berkebun memberikan dampak positif bagi tubuh dan menambah kebugaran tubuh.
2. Meningkatkan Konsumsi Buah dan Sayur
Buah atau sayur yang ditanam sendiri tentu saja memiliki kandungan nutrisi yang tinggi karena tidak terpapar oleh pestisida yang berbahaya. Selain itu buah ataupun sayur yang ditanam sendiri memiliki kualitas yang segar. Mengkonsumsi buah atau sayur dapat meningkatkan kesehatan pada tubuh, Qibtiyah et al., (2021) menjelaskan bahwa mengonsumsi buah atau sayuran sangat penting untuk membantu pertumbuhan dan juga perkembangan, selain itu memberikan kesehatan untuk masa yang akan datang.
3. Meningkatkan Kesehatan Mental dan Mengurangi Stres
Berkebun dapat mengurangi stres karena melakukan aktivitas fisik yang positif. Berkebun dapat mengurangi tingkat stres, kecemasan, dan depresi karena kontak langsung dengan alam yang memberikan efek menenangkan bagi pikiran.
Selain manfaat pada aspek kesehatan, terdapat pula manfaat pada aspek ekonomi yaitu sebagai berikut:
1. Menghemat Biaya Belanja Rumah Tangga
Menanam sayuran dan buah-buahan sendiri di rumah dapat menghemat biaya belanja, karena sayuran dan buah-buahan dihasilkan dari tanaman yang sudah ditanam. Dengan investasi dimulai dari bibit, pupuk serta media tanam, keluarga dapat menikmati hasil secara berkelanjutan.
2. Sumber Pendapatan Tambahan
Berkebun di rumah selain dapat menghasilkan sayuran dan buah-buahan yang segar dan bebas pestisida, hasil dari berkebun ini pun bisa dijual kembali dengan harga yang sesuai. Oleh karena itu, berkebun dari rumah bisa menjadi sumber pendapatan tambahan.
Menanam sayuran dan buah-buahan sendiri di perkarangan rumah memiliki berbagai manfaat baik dari aspek kesehatan maupun aspek ekonomi. Sayuran dan buah-buahan yang dihasilkan pun lebih segar dan bebas dari pestisda yang berbahaya, serta menghemat pengeluaran. Kegiatan ini sudah sejak lama populer karena dapat mengurangi stres dan juga bisa mengisi waktu luang. Melalui kegiatan sederhana ini, ketahanan pangan di keluarga pun dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Sumber:
Ashari, Saptana, dan Purwantini, T. B. 2012. Potensi dan prospek pemanfaatan lahan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan. Forum Penelitian Agro Ekonomi. Vol. 30(1): 13–30.
Chaeroni, A., Kusmaedi, N., Ma’mun, A., dan Budiana, D. 2021. Aktivitas Fisik: Apakah Memberikan Dampak Bagi Kebugaran Jasmani dan Kesehatan Mental?. Jurnal Sporta Saintika. Vol. 6(1): 54–62.
Qibtiyah, M., Rosidati, C., dan Siregar, M. H. 2021. Perilaku Konsumsi Buah dan Sayur Pada Remaja. Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas. Vol. 2(2): 81-91.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































