Surakarta, 12 Desember 2025 — Tidak semua foto indah lahir dari momen sempurna. Bagi Ima Fidia Pratama, mahasiswi fotografi, satu karya justru lahir dari perjalanan penuh perjuangan, kabut tebal, dan waktu yang sangat terbatas.
Memulai perburuan cahaya di Kemuning, Ima Fidia Pratama harus menghadapi kenyataan bahwa kebun teh tutup karena para petani sedang libur. Ia bersama rekannya kemudian beralih ke Selo, Boyolali, sebagai lokasi alternatif, namun matahari tertutup kabut sepanjang sore.
Tak menyerah, keesokan paginya mereka kembali ke Selo, mengejar deadline pengumpulan tugas pukul 12.00 siang. Malam sebelumnya, Ima Fidia Pratama menyusun konsep baru—mengajak temannya yang seorang pelukis untuk membawa kanvas, melukis di bawah pohon, memakai riasan ringan, dan outfit senada.
Keberuntungan datang: di sela kabut pagi yang menipis, matahari muncul selama 10 menit, cukup untuk menangkap foto yang diinginkan. Setelah itu, kabut kembali menutupi seluruh area. Setibanya di kos, Ima Fidia Pratama langsung mengedit foto dan mengumpulkannya tepat waktu.

Dalam materi fotografi dasar, dosen membimbing mahasiswa mulai dari tone warna dan teknik dasar fotografi, hingga pengenalan kamera analog sampai kamera modern, serta proses kamar gelap yang menuntut ketelitian tinggi. Dalam fotografi analog, roll film harus terlindung sepenuhnya dari cahaya— sedikit saja terkena sinar, film bisa rusak. Proses cuci film di laboratorium kampus dilakukan di ruang total gelap dengan tiga jenis cairan kimia beraroma kuat.
Kini, tugas fotografi yang penuh perjuangan ini terpampang dalam pameran fotografi bertema PANCAWARNA, membuktikan bahwa karya Ima Fidia Pratama tidak hanya soal hasil akhir, tetapi juga ketekunan, kreativitas, dan keberanian mengejar cahaya, meski hanya sepuluh menit.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































