Garut, 02 Februari 2026 – Dalam rangka menyambut malam Nisfu Sya’ban, MIS Ar-Raudhotun Nur menggelar kegiatan keagamaan yang sarat makna bersama siswa dan orang tua siswa. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan penuh kekhusyukan melalui pembacaan Surah Yasin sebanyak tiga kali berturut-turut yang dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan, KH. Adis Abdullah Effendi. Suasana religius terasa begitu kuat, mencerminkan kebersamaan dan kesungguhan seluruh keluarga besar madrasah dalam merayakan keberkahan malam yang istimewa tersebut.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas keagamaan semata, melainkan juga bagian dari upaya madrasah dalam menanamkan karakter Islami kepada peserta didik sejak dini. Melalui kebersamaan dalam ibadah, siswa diajak untuk memahami pentingnya mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menumbuhkan kepedulian terhadap urusan akhirat sebagai bekal kehidupan yang hakiki.
KH. Adis Abdullah Effendi dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa malam Nisfu Sya’ban merupakan momentum penting untuk muhasabah diri dan memperkuat keimanan. “ Malam Nisfu Sya’ban adalah waktu yang sangat baik bagi kita semua untuk memperbanyak doa, istighfar, dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Anak-anak perlu dibiasakan sejak dini agar memiliki kesadaran spiritual dan kecintaan terhadap ibadah,” tuturnya di hadapan para jamaah.

Lebih lanjutnya, KH. Adis menekankan bahwa keterlibatan orang tua dalam kegiatan madrasah keagamaan memiliki peran besar dalam membentuk karakter anak. “ Ketika madrasah dan orang tua berjalan seiring dalam menanamkan nilai-nilai agama, insyaallah akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia ,” tambahnya.
Antusiasme siswa dan orang tua tampak jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Meskipun pada saat itu hujan deras turun dan mengguyur lingkungan sekitar madrasah, hal tersebut tidak menjadi sebuah halangan bagi para siswa dan orang tua yang tetap hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh keikhlasan. Dengan semangat kebersamaan dan niat ibadah yang kuat, mereka tetap bertahan hingga acara selesai, mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan khidmat, mulai dari pembacaan Surah Yasin sebanyak tiga kali hingga doa bersama.
Kondisi tersebut justru semakin menambah suasana kekhusyukan, seolah menjadi penguat nilai keikhlasan dan kesungguhan dalam beribadah. Kebersamaan yang terjalin di tengah keterbatasan cuaca ini menjadi cerminan eratnya sinergi antara madrasah dan wali siswa dalam mendidik generasi yang beriman dan bertakwa. Melalui momen ini, terlihat jelas bahwa pendidikan keagamaan bukan hanya tanggung jawab madrasah semata, tetapi juga merupakan hasil kerja sama yang harmonis antara lembaga pendidikan dan keluarga demi membentuk karakter Islami yang kuat pada diri siswa.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Baban Abdul Rahman. Dalam doanya, ia memohon agar seluruh keluarga besar MIS Ar-Raudhotun Nur senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, serta kemudahan dalam menuntut ilmu dan mengamalkannya. “ Semoga anak-anak kita menjadi generasi yang shaleh dan shalehah, mencintai Al-Qur’an, berbakti kepada orang tua, dan kelak menjadi penerang bagi agama, bangsa, dan umat,” ucap Ustadz Baban dengan penuh harap.
Melalui kegiatan malam penyambutan Nisfu Sya’ban ini, MIS Ar-Raudhotun Nur kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembinaan spiritual dan karakter Islami. Diharapkan, nilai-nilai keimanan yang ditanamkan melalui kegiatan seperti ini dapat terus tumbuh dan mengakar dalam diri siswa, menjadi bekal berharga dalam menjalani kehidupan dunia dan akhirat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































