Garut, 01 Desember 2025 – Dalam upaya meningkatkan kualitas proses evaluasi pembelajaran, MIS AR-RAUDHOTUN NUR melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Ganjil Tahun Ajaran 2025–2026 dengan dua metode penerapan, yakni berbasis komputer serta berbasis kertas-pensil. Pelaksanaan yang dimulai sejak awal bulan ini berlangsung tertib dan mendapat respons positif dari siswa, guru, hingga orang tua.
Kepala madrasah, Ibu Mutiara Selandiana Effendi, S.Pd., menjelaskan bahwa penyelenggaraan ASAS merupakan bagian penting dalam siklus pembelajaran. Evaluasi ini tidak hanya dimaksudkan untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik, tetapi juga menjadi bahan refleksi bagi madrasah dalam merancang perbaikan pembelajaran pada semester berikutnya. “Asesmen tidak kami pandang sebagai kegiatan administratif semata. Di sini kami ingin melihat seberapa jauh proses belajar mengajar berjalan efektif dan apa yang perlu ditingkatkan ke depannya,” tutur beliau.
Salah satu hal yang menarik perhatian adalah penggunaan ASAS berbasis komputer yang diterapkan khusus untuk kelas 5 dan 6. Sistem ini telah menjadi agenda tetap dalam beberapa tahun terakhir karena MIS AR-RAUDHOTUN NUR memiliki aplikasi khusus yang dikembangkan secara mandiri oleh Operator Madrasah, Bapak Hermansyah, S.Pd. Aplikasi ini dirancang sederhana, stabil, dan mudah digunakan oleh siswa. Selain itu, sistem ini juga mempermudah proses rekapitulasi nilai sehingga hasil asesmen dapat diperoleh lebih cepat, akurat, dan minim kesalahan.

Menurut penjelasan para guru, siswa kelas atas sudah cukup terbiasa menggunakan perangkat komputer dalam pembelajaran sehingga transisi menuju asesmen digital berlangsung mulus. Bahkan beberapa siswa terlihat sangat antusias dan merasa lebih percaya diri karena format soal pada aplikasi tersebut memberikan pengalaman seperti ujian berbasis teknologi yang diterapkan di jenjang pendidikan yang lebih tinggi. “Anak-anak menikmati prosesnya, dan itu membuat suasana ujian terasa lebih menyenangkan sekaligus menantang,” ungkap Ibu Ai Nia Rahma, S.Pd selaku guru kelas 6.
Sementara itu, kelas 1 hingga 4 masih menggunakan metode kertas-pensil, menyesuaikan dengan tahap perkembangan peserta didik. Guru-guru menilai bahwa pada jenjang ini, proses menulis, membaca, dan memahami perintah soal secara manual sangat penting untuk melatih motorik halus dan ketelitian siswa. Pelaksanaan ujian dilakukan di kelas masing-masing dengan pengawasan ketat, namun tetap mengedepankan suasana yang ramah anak agar peserta didik merasa nyaman selama mengerjakan soal.

Selama pelaksanaan ASAS, suasana madrasah tampak lebih serius dan kondusif. Setiap pagi, para guru melakukan pengecekan kesiapan kelas, perangkat komputer, serta memastikan jaringan aplikasi berjalan dengan baik. Siswa-siswa datang dengan semangat dan persiapan masing-masing, beberapa terlihat membawa alat tulis favorit sebagai motivasi diri. Kehadiran guru pengawas turut memberikan ketenangan bagi peserta didik, sehingga proses asesmen berjalan tanpa hambatan berarti.
Orang tua juga menyampaikan apresiasi atas langkah madrasah yang terus berinovasi. Menurut mereka, pelaksanaan asesmen berbasis teknologi menunjukkan bahwa MIS AR-RAUDHOTUN NUR tidak hanya fokus pada pembelajaran keagamaan, tetapi juga mempersiapkan siswa agar memiliki kompetensi sesuai perkembangan zaman. Beberapa wali murid merasa bangga karena anak-anak mereka sudah dapat mengikuti ujian dengan sistem digital sejak dini.
Setelah seluruh rangkaian asesmen selesai, madrasah akan melakukan proses pengolahan data, analisis hasil, serta evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan ASAS. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar perbaikan dalam pembelajaran, termasuk penguatan materi, peningkatan metode mengajar, dan pengoptimalan penggunaan teknologi di madrasah.
Pelaksanaan ASAS Ganjil tahun ini semakin menegaskan MIS AR-RAUDHOTUN NUR sebagai madrasah yang adaptif, progresif, dan konsisten dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dengan perpaduan inovasi teknologi dan pendekatan pembelajaran yang humanis, madrasah berharap seluruh siswa dapat meraih hasil terbaik serta memiliki pengalaman asesmen yang bermanfaat bagi perkembangan akademik dan karakter mereka. Melalui langkah-langkah terarah tersebut, MIS AR-RAUDHOTUN NUR terus bergerak maju sebagai madrasah berwawasan masa depan yang siap menghadapi tantangan pendidikan modern.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































