Langsa, Aceh – Seorang anak muda asal Langsa, Aceh, Muhammad Albar, berhasil mengukir nama di dunia fashion melalui brand streetwear Orbitutara. Dengan menggabungkan budaya lokal Aceh dan estetika urban modern, Albar tidak hanya menciptakan pakaian trendi, tapi juga membangun komunitas kreatif bagi generasi muda.
Sejak remaja, Albar telah jatuh cinta pada street art, musik, dan gaya hidup urban. Kecintaannya ini membawanya merancang koleksi pakaian sendiri saat masih kuliah. “Fashion bagiku bukan sekadar pakaian, tapi cara menyampaikan pesan, nilai, dan cerita,” ujar Albar, seperti dikutip dari profil resminya.
Orbitutara lahir dari visi ambisius Albar untuk menghadirkan identitas Aceh di dunia streetwear. Nama “Orbit” melambangkan gerakan dan evolusi fashion yang melampaui batas geografis, sementara “Utara” menegaskan akarnya di ujung utara Sumatra. Koleksi brand ini menampilkan hoodie, tee, jaket, dan aksesori dengan motif Aceh, palet warna berani, serta tipografi kuat—fungsional untuk gaya hidup urban sehari-hari.
Lebih dari bisnis, Orbitutara menjadi platform bagi talenta muda Aceh. Albar rutin menggelar workshop desain, kolaborasi dengan seniman lokal, serta pameran di kafe dan ruang komunitas Langsa. Pendekatan ini memperkuat jaringan kreatif lokal, mendorong anak muda mengeksplorasi industri kreatif yang sedang berkembang pesat.Ke depan, Albar bercita-cita ekspansi besar. Ia merencanakan kolaborasi dengan desainer luar Aceh, pop-up store nasional maupun internasional, serta penjualan melalui e-commerce. “Impianku Orbitutara jadi suara inspiratif dari Indonesia bagian utara di panggung fashion global,” tambahnya.
Kisah Albar menginspirasi banyak pemuda Aceh untuk berani bermimpi besar di bidang kreatif, membuktikan bahwa talenta lokal mampu bersaing di level nasional.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”


















































![aisah nur Safitri adalah gadis cilik SMP yang berprestasi dalam bidang seni tari 49 jakarta, Gadis cilik Aisah Nur Safitri, siswa [Nama Sekolah], berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam Kompetisi Tari Tingkat Kota yang diadakan di bidang seni tari. Kompetisi ini diikuti oleh siswa-siswa dari berbagai sekolah di kota. Dengan penampilan yang memukau, Aisah Nur Safitri berhasil memikat hati juri dan penonton. Ia menampilkan tarian yang sangat ekspresif dan penuh energi, sehingga membuatnya menjadi salah satu peserta yang paling menonjol dalam kompetisi ini. " Saya sangat senang dan bangga bisa menjadi Juara Harapan 1 dalam kompetisi ini," kata Aisah Nur Safitri. "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada guru-guru dan keluarga saya yang telah mendukung saya sepanjang proses latihan." Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswa lain untuk terus mengembangkan bakat mereka dan mencapai prestasi yang lebih tinggi](https://siaran-berita.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20251109-WA0213-120x86.jpg)
























