Palembang – Di tengah tantangan era digital yang sering membuat remaja lebih sibuk dengan gawai daripada kegiatan sosial, mahasiswa KKN Rekognisi 84 UIN Raden Fatah Palembang Kelompok 204 hadir dengan inisiatif membangun kembali tali persaudaraan melalui wadah Ikatan Remaja Musholla (IRMUS).
Program ini bertujuan memperkuat ukhuwah Islamiyah di kalangan remaja, sekaligus menjadikan musholla bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan positif yang menumbuhkan rasa kebersamaan.
“Kami ingin remaja memiliki wadah yang sehat untuk berkumpul, belajar, dan berbuat kebaikan. Musholla bisa menjadi pusat persaudaraan yang mempererat hubungan antar generasi muda,” ujar salah satu mahasiswa KKN.
Mahasiswa KKN melakukan pembentukan IRMUS dengan melibatkan remaja setempat. Mereka diajak berdiskusi, merancang kegiatan, dan menyusun program kerja yang relevan dengan kebutuhan remaja masa kini. Kegiatan yang direncanakan antara lain kajian keislaman, bakti sosial, lomba kreatif, hingga pelatihan kepemimpinan. Pendekatan ini tidak hanya membangun ukhuwah, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab remaja terhadap lingkungan sekitar. Musholla menjadi ruang aman bagi mereka untuk menyalurkan energi positif, sekaligus memperkuat identitas keislaman.
Respon remaja cukup antusias. Mereka merasa memiliki wadah baru untuk berkegiatan, bertukar pikiran, dan mempererat persahabatan. Banyak yang menyampaikan bahwa IRMUS membuat mereka lebih bersemangat datang ke musholla, bukan hanya untuk shalat berjamaah, tetapi juga untuk berinteraksi dengan teman sebaya.
“Kami senang ada kegiatan seperti ini. Musholla jadi lebih hidup, dan kami bisa belajar banyak hal bersama teman-teman,” ungkap salah satu remaja anggota IRMUS.
Program ini sejalan dengan misi besar KKN Rekognisi 84: membangun masyarakat yang berdaya melalui pendidikan, keagamaan, dan sosial. Kelompok 204 menekankan bahwa ukhuwah Islamiyah harus ditanamkan sejak remaja agar mereka tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, peduli, dan berkontribusi positif bagi lingkungan.
Dengan adanya IRMUS, mahasiswa berharap musholla dapat menjadi pusat pembinaan remaja yang berkelanjutan, sehingga tali persaudaraan semakin erat dan nilai-nilai Islam tetap terjaga di tengah arus globalisasi.
“Ukhuwah bukan hanya slogan, tapi harus diwujudkan dalam kegiatan nyata. Ikatan Remaja Musholla adalah langkah kecil menuju masyarakat yang lebih solid dan berakhlak mulia,” tambah mahasiswa lainnya.
Melalui keberadaan Ikatan Remaja Musholla (IRMUS), diharapkan para remaja semakin aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial di lingkungan sekitar. IRMUS diharapkan dapat menjadi wadah positif bagi remaja untuk belajar, berkreasi, serta mempererat tali persaudaraan. Ke depannya, semoga IRMUS terus berkembang, konsisten menjalankan program-programnya, dan mampu melahirkan generasi muda yang berakhlak baik, peduli, serta bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































