Jakarta Timur, 16 Febuari 2026 – Di tengah kesibukan mendidik generasi muda dan memimpin shalat di rumah sakit, Muhammad Fadil, ustadz muda berusia di bawah 30 tahun, berhasil membuktikan bahwa ilmu agama dan jiwa wirausaha bisa berjalan seiring. Dengan sertifikat tahfidz 30 juz di tangan, Fadil tak hanya menjadi panutan spiritual, tapi juga pengusaha gadget sukses yang meraup untung dari bisnis online.
Perjalanan Fadil dimulai dari bangku kuliah dakwah di Yayasan Ar Risalah. Di sana, ia mendalami ilmu agama sambil mengasah kemampuan berdakwah. “Saya ingin ilmu agama tidak hanya di hafal, tapi diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk berbisnis halal,” ujar Fadil saat diwawancarai tim redaksi.
Tak puas hanya belajar, Fadil langsung turun ke lapangan. Ia mengajar santri di pesantren lokal, membagikan ilmu Al-Qur’an dan akhlak mulia. Kini, ia juga menjabat sebagai imam masjid di Rumah Sakit Permata Cibubur, tempat ia sering memimpin shalat Jumat dan kajian singkat bagi pasien serta keluarga yang sedang berjuang melawan sakit.
Namun, yang membuat Fadil istimewa adalah kemampuannya menggabungkan dakwah dengan bisnis. Mulai dari jualan gadget secara online, ia kini punya toko yang laris manis menawarkan smartphone, aksesoris, dan perangkat elektronik berkualitas. “Gadget bukan musuh agama, tapi alat untuk dakwah. Saya jual barang halal sambil ingatkan pembeli untuk gunakan teknologi dengan bermanfaat,” ceritanya.
Prestasi tahfidz 30 juz menjadi modal utama Fadil. Sertifikat itu diraih setelah bertahun-tahun muroja’ah ketat, yang kini ia bagikan ke santri-santriwanya. Bisnis gadgetnya pun tak main-main; dari pre-order iPhone hingga laptop gaming, Fadil telah membantu ratusan pelanggan di Jabodetabek sambil tetap aktif berdakwah.
Kisah Fadil menginspirasi anak muda Indonesia, khususnya di era digital. Ia buktikan, sukses dunia-akhirat bisa diraih dengan keseimbangan: shalat tepat waktu, hafidz Qur’an, dan omzet bisnis melonjak. Bagi yang ingin tiru jejaknya, Fadil punya pesan sederhana: “Mulai dari niat ikhlas, konsisten, dan jangan lupa sedekah.”
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































