Bantul (MTsN 6 Bantul) – Wakil kepala urusan kurikulum MTsN 6 Bantul, Rina Harwati melakukan refleksi usai meminum teh pada acara morning tea saat pelatihan penilaian dalam implementasi KBC dan Deep Learning dalam pembelajaran yang dihelat pada Jumat-Sabtu (14-15/11/2025) di Wisma Sargede Yogyakarta. Rina merefleksikan bahwa secangkir teh yang sudah diminumnya mengajarkan manusia untuk bersyukur. “Saya jadi tambah banyak bersyukur dan mengucap Alhamdulillah karena bisa kembali merasakan enak dan sedapnya teh yang selama ini rasanya sempat hilang karena sedang mendampingi anak yang sakit. Hari ini anak sudah semakin sehat sehingga bisa kembali merasakan enaknya teh,” ujar Rina. Diimbuhkan oleh Rina bahwa mengingat bagaimana proses tumbuhnya teh mulai dari benih, tumbuh menjadi pohon, sampai bisa diseduh melalui proses yang panjang. Oleh karena itu, perlu adanya rasa bersyukur.
Acara morning tea menjadi bagian dari rangkaian acara pelatihan penilaian implementasi KBC dan deep learning dalam pembelajaran. Ketika awal mula akan dibahas tentang kurikulum berbasis cinta acara morning tea digelar. Morning tea sebagai implementasi dari cinta kepada alam dalam rangkaian panca cinta. Narasumber Muhammad Miftakhul Falah yang memberi tugas untuk merefleksi mengapresiasi Rina Harwati dan membenarkan bahwa dari sekadar minum teh mengajarkan kita untuk bersyukur. Terlebih jika mengingat proses pembuatan teh mulai dari tanaman hingga siap diminum.
Kepala MTsN 6 Bantul Sugiyono turut mengapresiasi. Pasalnya peserta pelatihan dari guru dan tendik mengikuti pelatihan dengan antusias. “Bu Rina merupakan salah satu peserta yang aktif merespons pelatihan, mengerjakan tugas, dan menyampaikan pendapat,” tandas Sugiyono. Pelatihan ini menjadi bagian dari proses memahamkan guru-guru terhadap kebijakan baru tentang kurikulum berbasis cinta dan pembelajarn mendalam. (rin)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”


















































![aisah nur Safitri adalah gadis cilik SMP yang berprestasi dalam bidang seni tari 49 jakarta, Gadis cilik Aisah Nur Safitri, siswa [Nama Sekolah], berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam Kompetisi Tari Tingkat Kota yang diadakan di bidang seni tari. Kompetisi ini diikuti oleh siswa-siswa dari berbagai sekolah di kota. Dengan penampilan yang memukau, Aisah Nur Safitri berhasil memikat hati juri dan penonton. Ia menampilkan tarian yang sangat ekspresif dan penuh energi, sehingga membuatnya menjadi salah satu peserta yang paling menonjol dalam kompetisi ini. " Saya sangat senang dan bangga bisa menjadi Juara Harapan 1 dalam kompetisi ini," kata Aisah Nur Safitri. "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada guru-guru dan keluarga saya yang telah mendukung saya sepanjang proses latihan." Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswa lain untuk terus mengembangkan bakat mereka dan mencapai prestasi yang lebih tinggi](https://siaran-berita.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20251109-WA0213-120x86.jpg)
























