Lebak — Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Wasilatul Falah Rangkasbitung kembali menorehkan tonggak penting dalam perjalanan akademiknya melalui Wisuda Angkatan ke-XVI yang digelar pada 20 Desember 2025 di Gedung PGRI Kabupaten Lebak. Acara berlangsung khidmat dan penuh optimisme, dihadiri oleh unsur pimpinan kampus, sivitas akademika, tokoh masyarakat, serta Wakil Bupati Kabupaten Lebak.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lebak menegaskan peran strategis perguruan tinggi keagamaan dalam mencetak generasi intelektual yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan kepedulian sosial. Ia menilai STAI Wasilatul Falah konsisten melahirkan lulusan yang siap berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa.
Momentum wisuda kali ini juga menjadi panggung apresiasi prestasi. Hasan Komarudin dinobatkan sebagai lulusan terbaik Angkatan XVI, sebuah capaian yang mencerminkan ketekunan, disiplin, dan konsistensi akademik. Penghargaan tersebut disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.
Dalam kesan dan pesan yang disampaikannya, Hasan menegaskan bahwa wisuda bukanlah garis akhir, melainkan titik awal pengabdian.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para dosen dan civitas akademika atas bimbingan yang membentuk nalar kritis sekaligus kepekaan sosial. Hasan mengajak rekan-rekan wisudawan untuk berani melangkah ke depan, adaptif terhadap perubahan zaman, dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman serta kebangsaan.
Ketua STAI Wasilatul Falah dalam laporannya menyampaikan bahwa wisuda Angkatan XVI menjadi bukti komitmen institusi dalam menjaga mutu akademik dan relevansi kurikulum. Ia berharap para lulusan menjadi duta kampus yang menjunjung etika, kompetensi, dan kontribusi sosial.
Dengan terselenggaranya wisuda ini, STAI Wasilatul Falah Rangkasbitung menegaskan perannya sebagai kawah candradimuka bagi lahirnya sumber daya manusia religius, profesional, dan siap menjawab tantangan masa depan. Singkatnya: bukan sekadar lulus—tapi layak dipercaya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































