Mojokembang, 13 Januari 2026 Upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini dilakukan melalui program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa bersama guru Sekolah Dasar (SD) di Desa Mojokembang. Kegiatan ini mengusung tema pemanfaatan bahan alam dan limbah rumah tangga menjadi kerajinan kreatif yang ramah lingkungan dan bernilai guna.
Program kerja tersebut berfokus pada pembuatan ecoprint, igura dari stik es krim, serta tempat alat tulis dari botol bekas. Kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif dengan guru SD sebagai pendamping utama siswa, sehingga proses pembelajaran berlangsung interaktif dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Koordinator kegiatan menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kreativitas siswa, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, siswa diajak memahami bahwa barang bekas dan bahan alam di sekitar mereka dapat dimanfaatkan kembali, sehingga mengurangi sampah dan menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Pada sesi pembuatan ecoprint, siswa diperkenalkan dengan teknik mencetak motif daun dan bunga pada kain menggunakan pewarna alami. Kegiatan ini mengajarkan siswa untuk mengenal keanekaragaman hayati di lingkungan sekitar sekaligus memperkenalkan konsep ramah lingkungan tanpa bahan kimia berbahaya.
Sementara itu, pembuatan figura dari stik es krim melatih kreativitas, ketelitian, dan keterampilan motorik halus siswa. Stik es krim yang biasanya dianggap limbah diolah kembali menjadi bingkai foto menarik yang dapat digunakan sebagai hiasan kelas maupun di rumah.
Tidak kalah menarik, pembuatan tempat alat tulis dari botol bekas menjadi sarana edukasi pengelolaan sampah plastik. Botol air mineral yang sudah tidak terpakai disulap menjadi wadah fungsional, sekaligus mengajarkan siswa pentingnya prinsip reduce, reuse, dan recycle.
Guru SD yang terlibat menyambut positif kegiatan ini karena sejalan dengan pembelajaran berbasis proyek dan pendidikan karakter.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menanamkan nilai peduli lingkungan, kreativitas, dan tanggung jawab kepada siswa melalui praktik langsung,” ungkap salah satu guru pendamping.
Melalui program pengabdian ini, diharapkan tumbuh kesadaran lingkungan yang berkelanjutan di kalangan siswa dan masyarakat Desa Mojokembang. Kolaborasi antara mahasiswa, guru, dan siswa menjadi langkah nyata dalam menciptakan generasi yang peduli lingkungan dan kreatif dalam memanfaatkan sumber daya di sekitarnya.
Kegiatan ini dilaksanakan di SDN mojokembang, Kecamatan Pacet, Mojokerto. Sub kelompok 6 yang beranggota Muhammad Ilham ( Ilkom ), Nofvishal Ramdhan Maricar ( Ilkom ), Akbar Ramadhani ( Teknik Industri ) dengan dosen pembimbing lapangan Ibu Mays Amelia.S.H.M.H
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































