Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan program inovasi teknologi tepat guna dengan mengembangkan rocket stove sebagai solusi memasak yang hemat energi dan ramah lingkungan bagi masyarakat desa. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya efisiensi penggunaan bahan bakar. Rocket stove merupakan kompor sederhana yang dirancang dengan sistem pembakaran vertikal sehingga menghasilkan panas yang lebih maksimal dan asap yang lebih sedikit dibandingkan tungku tradisional. Dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan seperti batu bata, semen, dan pipa besi, mahasiswa KKN bersama warga setempat bergotong royong membuat dan merakit kompor tersebut. Ketua tim KKN menyampaikan bahwa program ini bertujuan membantu masyarakat menghemat penggunaan kayu bakar serta mengurangi dampak polusi asap di dalam rumah. Selain praktik pembuatan, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai cara penggunaan dan perawatan rocket stove agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Antusiasme warga terlihat saat proses pembuatan berlangsung. Banyak masyarakat yang tertarik karena kompor ini dinilai lebih efisien, cepat panas, dan tidak membutuhkan banyak bahan bakar. Selain itu, desainnya yang sederhana membuat rocket stove mudah direplikasi secara mandiri oleh warga. Melalui program ini, mahasiswa KKN berharap inovasi sederhana tersebut dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam mendukung kebutuhan rumah tangga masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan positif melalui teknologi tepat guna yang aplikatif dan bermanfaat.

Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































