Bantul ( MTsN 4 Bantul )- MTsN 4 Bantul berkomitmen dalam mewujudkan madrasah siaga bencana melalui kegiatan Pelatihan Tematik Implementasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Bantul. Pelatihan bertema Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) ini dilaksanakan pada Selasa (24/02/2026) pukul 09.00–11.40 WIB di ruang kelas KLC.
Kegiatan menghadirkan narasumber dari relawan PMI Bantul, Yanti, yang menyampaikan materi secara langsung kepada peserta. Sebanyak 15 siswa yang tergabung dalam Kader PMR MTsN 4 Bantul mengikuti pelatihan dengan penuh antusias.
Dalam sesi penyampaian materi, peserta mendapatkan penjelasan rinci mengenai langkah-langkah pertolongan pertama pada korban bencana, mulai dari penanganan luka ringan, luka tusuk, hingga kondisi darurat seperti patah tulang yang membutuhkan tindakan cepat dan tepat. Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab dan diskusi yang aktif dari para siswa.
Kepala MTsN 4 Bantul, Sugeng Muhari, menyampaikan bahwa program SPAB telah dirancang sejak Desember 2025 sebagai bentuk keseriusan madrasah dalam membangun budaya sadar bencana. “Alhamdulillah, sebelumnya telah terlaksana simulasi bencana gempa bumi pada Jumat, 13 Februari 2026. Hari ini, 24 Februari 2026, dilaksanakan Pelatihan Tematik Implementasi SPAB bersama PMI Bantul. Semoga kegiatan ini semakin menambah wawasan dan keterampilan siswa dalam penanganan bencana,” tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Urusan Kesiswaan MTsN 4 Bantul menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat penting dalam membentuk karakter siswa yang sigap, peduli, dan bertanggung jawab.
“Kegiatan ini bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga melatih keberanian dan kepedulian siswa dalam membantu sesama. Kami berharap kader PMR dapat menjadi pelopor keselamatan di lingkungan madrasah dan mampu memberikan pertolongan pertama secara tepat saat terjadi keadaan darurat,” ungkapnya.
Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung penanganan luka di kepala, luka gores, luka tusuk, serta teknik dasar penanganan patah tulang. Para siswa tampak serius mengikuti setiap arahan dan mempraktikkan teknik yang telah dipelajari di bawah bimbingan narasumber.
Pelatihan berlangsung lancar dan penuh semangat. Melalui kegiatan ini, diharapkan kader PMR MTsN 4 Bantul semakin terampil dan siap menghadapi situasi darurat, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat.(yul)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































