Garut, 26 Februari 2026 – Bulan suci Ramadhan tidak menjadi penghalang bagi siswa MIS Ar-Raudhotun Nur untuk tetap bersemangat dalam menuntut ilmu. Di tengah suasana menjalankan ibadah puasa dengan menahan haus dan lapar, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung dengan penuh antusias. Salah satu faktor yang turut mendukung semangat belajar siswa adalah pemanfaatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap berjalan selama bulan Ramadhan.
MIS Ar-Raudhotun Nur menjadi salah satu madrasah yang dipercaya sebagai mitra SPPG Muhammadiyah Bayongbong dalam penyaluran Program MBG kepada peserta didik. Kerja sama ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan dan kebutuhan gizi siswa, sehingga mereka dapat menjalani aktivitas belajar dengan kondisi fisik yang tetap terjaga meskipun sedang berpuasa.
Program MBG yang tetap berjalan selama bulan Ramadhan menunjukkan komitmen kuat dalam memastikan bahwa siswa mendapatkan asupan gizi yang cukup. Meskipun siswa sedang menjalankan ibadah puasa, program ini tetap memberikan manfaat sebagai bekal berbuka puasa di rumah maupun sebagai persiapan energi untuk kegiatan belajar keesokan harinya.

Suasana pembelajaran selama Ramadhan di MIS Ar-Raudhotun Nur terlihat tetap hidup dan penuh semangat. Para siswa mengikuti kegiatan belajar dengan tekun meskipun dalam kondisi berpuasa. Kehadiran Program MBG memberikan motivasi tambahan bagi siswa karena mereka merasa diperhatikan dan didukung dalam menjalani aktivitas belajar selama bulan suci.
Penanggung jawab atau PIC madrasah dalam pelaksanaan Program MBG, Insan Faisal Ibrahim, S.Pd, menjelaskan bahwa antusiasme siswa terhadap program ini sangat tinggi. Menurutnya, Program MBG tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap semangat belajar mereka. “Antusias siswa terhadap program MBG sangat tinggi. Mereka tetap semangat mengikuti pembelajaran meskipun sedang menahan haus dan lapar. Program ini membantu menjaga kondisi fisik siswa sehingga mereka tetap fokus dan bersemangat dalam belajar,” ujarnya.
Lebih lanjut, Insan Faisal Ibrahim juga menjelaskan bahwa Program MBG tidak hanya dipandang sebagai program pemenuhan kebutuhan gizi semata, tetapi juga sebagai bentuk program sosial yang memiliki nilai-nilai yang sejalan dengan ajaran agama Islam. Melalui kesempatan tersebut, para siswa juga diberikan edukasi mengenai pentingnya berbagi dan kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, dalam ajaran Islam sangat dianjurkan untuk saling membantu dan berbagi rezeki kepada orang lain, termasuk dalam bentuk pemberian makanan. Oleh karena itu, Program MBG dapat menjadi sarana pembelajaran nyata bagi siswa untuk memahami nilai-nilai sosial dan keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. “Program MBG ini bisa dikatakan sebagai program sosial yang juga dijelaskan dalam ajaran Islam. Kami memberikan pemahaman kepada siswa bahwa membantu memenuhi kebutuhan orang lain, termasuk dalam bentuk makanan, merupakan perbuatan yang mulia,” jelasnya.

Selain memberikan manfaat bagi kesehatan siswa, Program MBG juga menjadi sarana pendidikan karakter yang penting. Para siswa belajar untuk menghargai setiap bentuk bantuan yang diterima serta memahami pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap diri sendiri.
Dukungan dari berbagai pihak, termasuk SPPG Muhammadiyah Bayongbong dan pihak madrasah, menjadikan pelaksanaan Program MBG di MIS Ar-Raudhotun Nur berjalan dengan lancar. Program ini diharapkan dapat terus memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi siswa, khususnya dalam mendukung kegiatan belajar selama bulan Ramadhan.
Melalui pelaksanaan Program MBG di bulan Ramadhan, MIS Ar-Raudhotun Nur menunjukkan bahwa semangat belajar dapat terus tumbuh meskipun dalam suasana berpuasa. Dengan dukungan asupan gizi yang memadai serta lingkungan belajar yang kondusif, para siswa mampu menjalani kegiatan pembelajaran dengan penuh semangat dan optimisme.
Program MBG menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap kesehatan dan pendidikan dapat berjalan seiringan. MIS Ar-Raudhotun Nur berharap program ini dapat terus menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuhnya generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak baik.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































