LAHAT — Suasana penuh haru dan kehangatan Kembali menyelimuti Aula Ruang Kunjungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lahat saat kegiatan layanan kunjungan sekaligus buka puasa bersama antara warga binaan dan keluarga kembali digelar pada Kamis, 5 Maret 2026. Momen yang berlangsung di bulan suci Ramadhan ini menjadi ruang kebersamaan yang sarat makna, mempertemukan kembali ikatan keluarga yang selama ini terpisah oleh jeruji.
Sejak sore hari, petugas telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan kegiatan berjalan tertib dan aman. Penataan ruang kunjungan, pengaturan tempat duduk, hingga pemeriksaan terhadap pengunjung dan barang bawaan dilakukan sesuai prosedur keamanan yang berlaku. Seluruh proses dilaksanakan secara profesional namun tetap humanis, sehingga menghadirkan suasana yang nyaman bagi para keluarga yang datang untuk bertemu orang tercinta.
Kegiatan ini dikoordinatori oleh jajaran pembinaan yang dipimpin oleh Ibrahim Lakoni bersama tim petugas, Rupam IV, serta peserta magang yang turut membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan. Setiap tahapan layanan kunjungan dilaksanakan secara terstruktur, mulai dari proses registrasi, verifikasi pengunjung, hingga pengawasan selama kegiatan berlangsung.
Ketika waktu berbuka semakin dekat, suasana di dalam aula terasa semakin hangat. Warga binaan duduk berdampingan dengan keluarga mereka, berbagi cerita dan tawa yang selama ini tertahan oleh jarak dan waktu. Kegiatan diawali dengan doa bersama, sebelum akhirnya adzan Maghrib berkumandang yang menandai waktu berbuka puasa.
Momen tersebut menjadi saat yang sangat emosional bagi banyak warga binaan. Dalam kebersamaan yang sederhana, mereka dapat kembali merasakan kehangatan keluarga—sebuah pengingat bahwa di balik masa pembinaan yang dijalani, masih ada harapan dan kasih sayang yang menunggu di luar sana.
Kepala Lapas Kelas IIA Lahat, Reza Meidiansyah Purnama, menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bagian dari pendekatan pembinaan yang humanis, yang tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga pada penguatan hubungan sosial dan emosional warga binaan.
“Ramadhan adalah momentum yang sangat tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kasih sayang. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang bagi warga binaan untuk tetap merasakan hangatnya kebersamaan keluarga, sehingga dapat menumbuhkan semangat perubahan dan harapan untuk masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tetap dilaksanakan dengan pengawasan ketat dan pengamanan yang terukur oleh petugas, sehingga kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Lebih dari sekadar layanan kunjungan, kegiatan ini menjadi wujud nyata bahwa proses pemasyarakatan tidak hanya tentang menjalani hukuman, tetapi juga tentang membangun kembali harapan, memperbaiki diri, serta mempersiapkan langkah untuk kembali ke masyarakat.
Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, Lapas Kelas IIA Lahat terus menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan pembinaan yang lebih manusiawi dan bermakna. Di tengah kesederhanaan suasana Ramadhan, kebersamaan antara warga binaan dan keluarga menjadi pengingat bahwa harapan selalu ada, bahkan di balik tembok pemasyarakatan.

Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer








































































