Bagi sebagian mahasiswa, organisasi menjadi tempat untuk belajar dan berkembang di luar ruang kelas. Hal itu juga dirasakan oleh Ninda Nabila Fauziah, mahasiswi jurusan Akuntansi Syariah di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung yang dikenal aktif dalam berbagai organisasi kampus maupun komunitas.
Sejak awal semester kuliah, Ninda sudah menunjukkan ketertarikannya pada dunia organisasi. Ia memulai langkahnya dengan bergabung di organisasi Pelita Intan Muda Kota Bandung sebagai Staff Ahli Departemen Komunikasi dan Informasi (Kominfo). Di organisasi tersebut, Ninda tidak hanya menjalankan tugasnya, tetapi juga aktif mengikuti berbagai kegiatan dan kepanitiaan.
Salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya adalah ketika ia pertama kali dipercaya menjadi pimpinan divisi dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Saat itu, Ninda mengaku sempat merasa sangat tertekan karena belum terbiasa memimpin sebuah tim. Bahkan, ia sempat menangis karena merasa mentalnya belum cukup kuat menghadapi tanggung jawab tersebut. Namun pengalaman itu justru menjadi titik awal baginya untuk belajar lebih banyak tentang kepemimpinan dan pengendalian diri.
Perjalanan organisasinya kemudian berlanjut ketika ia bergabung dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Akuntansi Syariah. Di sana, Ninda dipercaya menjadi Sekretaris Departemen dan kembali aktif dalam berbagai kegiatan organisasi. Seiring berjalannya waktu, ia mulai terbiasa dengan dinamika organisasi dan tanggung jawab yang diberikan.
Dalam organisasi tersebut, Ninda juga pernah dipercaya menjadi Bendahara Organizing Committee (OC) dalam sebuah kegiatan, serta menjadi bagian dari divisi OC dalam kepanitiaan lainnya. Meski demikian, perjalanan itu tidak selalu mudah. Ia sering menghadapi dinamika organisasi, seperti bentroknya jadwal kegiatan yang membuatnya merasa lelah secara fisik maupun mental. Namun dari situ ia belajar bagaimana mengatur waktu, tanggung jawab, dan tetap menjaga komitmen.
Kesempatan baru kemudian datang ketika Ninda dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Bendahara Umum Dewan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (DEMA FEBI) di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Posisi tersebut menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan organisasinya.
Di posisi ini, Ninda mulai benar-benar memahami bagaimana dunia organisasi bekerja, mulai dari manajemen keuangan kegiatan hingga menghadapi berbagai karakter dan sifat orang yang berbeda. Awalnya, ia mengaku belum terbiasa dengan tanggung jawab besar sebagai bagian dari pucuk pimpinan organisasi. Ia bahkan sering menghadapi revisi SPJ Al-Jamiah yang cukup menantang.
Namun seiring waktu, Ninda mulai menikmati proses tersebut. Ia merasa semakin terbiasa dengan ritme organisasi dan justru menemukan banyak pengalaman berharga. Lingkungan organisasi yang suportif juga membuatnya semakin nyaman menjalankan perannya. Ia merasa beruntung memiliki rekan kerja yang solid, termasuk Ketua Umum dan Sekretaris Umum yang selalu memberikan dukungan.
Bagi Ninda, organisasi bukan hanya tempat untuk berkegiatan, tetapi juga tempat untuk belajar memahami orang lain, mengasah tanggung jawab, serta membangun mental yang lebih kuat. Meski harus menjalani berbagai kegiatan yang padat, ia mengaku kini bisa menjalaninya dengan lebih santai dan penuh rasa syukur.
Menurutnya, setiap proses yang dilalui di organisasi telah membantunya menjadi pribadi yang lebih terbuka, tangguh, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer







































































