TANGSEL – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan ramp check terhadap bus angkutan mudik sebagai persiapan menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, di Terminal Pondok Cabe, Pamulang, pada Rabu 11 Maret 2026.
Pemeriksaan ini, dilakukan untuk memastikan kendaraan yang akan digunakan masyarakat dalam kondisi aman dan layak jalan.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Sekdis Dishub) Kota Tangsel, Yanuar mengatakan, ramp check penting dilakukan guna menjamin keselamatan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
“Hari ini kegiatan ramp check mungkin dalam rangka persiapan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kita melihat bahwa ramp check ini penting untuk pengendara atau kendaraannya yang memang akan mudik,” kata Yanuar
Bagi warga masyarakat Kota Tangerang Selatan yang akan mudik, kita cek kendaraannya layak jalan atau tidak,” Tambahnya
Yanuar menjelaskan, kendaraan yang telah memenuhi persyaratan akan diberikan stiker sebagai tanda telah lolos pemeriksaan. Sebaliknya, kendaraan yang belum memenuhi standar tidak akan diberikan stiker hingga dilakukan perbaikan.
“Ada beberapa yang memang sudah kita kasih stiker, berarti mereka itu sudah lulus dari cek ramp check kita. Yang tidak lulus, kita belum berikan stiker,” jelasnya.
Sebelumnya, Dishub Tangsel juga telah melakukan uji kelayakan terhadap kendaraan milik sejumlah Perusahaan Otobus (PO). Dari total 135 kendaraan yang diperiksa, hanya sebagian yang dinyatakan lolos dan mendapatkan stiker.
“Kegiatan ini memang sudah dilakukan melalui uji yang kita lakukan ke PO-PO. Itu ada 135 kendaraan, dan 34 yang kita berikan stiker. Yang satu belum kita berikan karena bukan tidak layak jalan, tapi administrasi saja. Yang lainnya sisanya memang belum kita berikan stiker,” imbuhnya.
Dalam pemeriksaan yang dilakukan hari ini, lanjut Yanuar, petugas menemukan beberapa catatan pada kendaraan. Di antaranya lampu kendaraan yang tidak berfungsi serta jumlah kursi yang melebihi kapasitas.
“Temuannya satu kendaraan yang satu itu lampu sebelah kiri, lampu dekatnya mati. Yang kedua, Primajasa ada kelebihan seat-nya, 10 unit. Dari 46 harusnya, ini ada 56,” ungkapnya.
Yanuar menambahkan, pemeriksaan ramp check mencakup berbagai komponen penting kendaraan, mulai dari kondisi ban, lampu, mesin hingga sistem bahan bakar.
“Dari mulai ban, lampu, dan lain-lain, termasuk mesin, formulasi dari gas juga kita cek. Itu ada perbedaan nggak antara RPM dengan gasnya,” ujarnya.
Bagi kendaraan yang belum memenuhi persyaratan, Yanuar menerangkan Dishub meminta operator segera melakukan perbaikan sebelum masa keberangkatan mudik dimulai.
“Sanksinya kita suruh melengkapi dulu. Mereka perbaiki lampunya. Yang kalau yang tadi Primajasa untuk seat-nya kita suruh kurangi. Suruh melepas dulu,” paparnya.
Kemudian, Yanuar menambahkan, perbaikan tersebut harus diselesaikan sebelum jadwal keberangkatan mudik yang direncanakan mulai pertengahan Maret.
“Sampai dengan batas dia untuk pemberangkatan mudik. Ada kan belum waktunya kan untuk libur mudik, belum. Kalau di Tangsel kita mulai tanggal 14, tanggal 14 kita sudah mulai kita untuk melepas kendaraan untuk mudik,” jelasnya.
Terkait program mudik gratis, Yanuar menyebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan tidak menyelenggarakan program tersebut.
Namun, masyarakat masih dapat memanfaatkan program mudik gratis yang disediakan oleh Kementerian Perhubungan di Bandara Pondok Cabe.
“Tangerang Selatan nggak ada untuk ini mudik gratis, tapi Kementerian menyediakan di Pondok Cabe ini mulai Hari Senin keberangkatannya tanggal 16,” ujarnya.
Yanuar mengatakan, total kuota mudik gratis yang disediakan mencapai 15.000 orang dan saat ini sebagian besar telah terisi.“Kalau untuk kuotanya itu sekarang total kuotanya 15.000 tahun ini. Di Pondok Cabe 15.000. Sekarang sudah sampai 11.000-an. Jadi tinggal sisa orang-orang yang tidak validasi. Nah, sisa itu bisa dibuka ke yang lain,” paparnya.
Adapun tujuan perjalanan mudik dari lokasi tersebut hanya menuju dua kota,“Aceh ya. Di sini ada dua tujuan doang, Pak. Ada Aceh sama Medan. Aceh sama Medan. Cuma ada dua saja memang,” pungkasnya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer








































































