Besakih, Bali – Seorang remaja asal Bali, Akbar Edo Wijaya (17), berhasil mencatatkan prestasi luar biasa dengan menaklukkan puncak Gunung Tektok, gunung tertinggi di Bali, hanya dalam beberapa jam pendakian. Berangkat dari Basecamp Besakih Pengubengan pukul 09.00 WIB, Edo tiba di puncak sekitar pukul 19.00 WIB, menempuh trek terjal berbatuan sambil mematuhi aturan adat setempat.
Edo, siswa SMA asal Bali, memulai petualangannya pukul 10.00 WIB setelah melakukan persiapan dan simaksi. Di basecamp, ia menerima arahan dari tetua adat, termasuk larangan memakai perhiasan emas dan membawa makanan berbahan daging sapi. Sekitar pukul 13.00 WIB, Edo berangkat bersama beberapa kelompok pendaki lain. Dari basecamp ke Pos 1 ditempuh dalam waktu sekitar satu jam, sementara Pos 1 ke Pos 2 hanya 2 jam lebih. Setelah istirahat singkat di Pos 2, ia melanjutkan “attack summit” pukul 17.00 WIB.
“Jarak dari Pos 2 ke puncak lumayan jauh dengan trek terjal berbatuan. Setelah dua jam berjalan, akhirnya saya sampai,” cerita Edo dengan penuh haru. Di puncak, ia disambut pemandangan lautan awan yang memukau dan sunrise yang indah, menjadi momen tak terlupakan.
Prestasi ini semakin
menginspirasi dengan kutipan motivasi Edo: “Jangan berhenti saat lelah, berhentilah saat selesai.” Kisahnya menjadi teladan bagi generasi muda pecinta alam di Bali, menunjukkan bahwa semangat dan persiapan matang bisa mengalahkan tantangan alam.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer


































































