Baru-baru ini muncul aturan yang melarang anak-anak di bawah usia tertentu untuk melihat media sosial. Tentu saja, alasan di balik larangan itu benar yaitu untuk melindungi anak dari dampak negatif, seperti kecanduan, paparan konten yang tidak pantas, hingga gangguan kesehatan mental pada anak-anak.
Namun, kebijakan ini menimbulkan pertanyaan di benak masyarakat, apakah pelanggaran ini merupakan solusi yang tepat?
Di era digital sekarang ini, media sosial bukan hanya sarana hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari komunikasi dan proses belajar. Membatasi akses media sosial tanpa diberikannya edukasi justru berpotensi membuat anak-anak mencari cara lain untuk tetap mengakses media sosial secara diam-diam. Menurut saya, pendekatan yang lebih efektif adalah edukasi dan pendampingan. Anak-anak perlu diajarkan bagaimana menggunakan media sosial secara bijak dan benar, bukan hanya dilarang untuk menggunakannya.
Di sisi lain, peran orang tua dan lingkungan juga sangat penting, anak-anak tidak bisa dibiarkan belajar sendiri tanpa arahan. Pendampingan seperti berdiskusi tentang konten yang mereka lihat atau memberikan pembatasan waktu bisa lebih efektif dibanding pelarangan total.
Platform media sosial dan pemerintah juga perlu berperan aktif dalam menciptakan ruang digital yang aman. Misalnya, memperketat sistem verifikasi usia atau menyaring konten yang tidak sesuai dengan anak-anak.
Pada akhirnya pembatasan memang bisa menjadi langkah awal, tetapi bukan solusi utama. Yang terpenting adalah membangun kebiasaan yang sehat dalam menggunakan media sosial. Dengan pendekatan yang baik, anak-anak dapat dijauhkan dari risiko serta dipersiapkan untuk menjadi pengguna teknologi yang bijak dan cerdas di masa yang akan datang.
Ditulis oleh:
Alifya Ayuni Nurfalinda, Prodi Ilmu Komunikasi, Universitas Negeri Yogyakarta
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer



































































