Bandung, 04 April 2026 – Trauma dan kecemasan yang berkepanjangan masih menjadi bagian dari persoalan yang dihadapi sebagian masyarakat. Tidak sedikit orang mengira waktu mampu menghapus pengalaman masa lalu, padahal dalam banyak kasus, tekanan emosional tetap muncul dan memengaruhi kehidupan sehari-hari.
“Banyak orang mengira masalahnya selesai karena waktu sudah berlalu. Padahal, jika emosinya belum diproses, maka akan tetap tersimpan,” kata Praktisi hypnotherapy, Rian Trianoto, dalam keterangan pers, dikutip Sabtu, 04 April 2026.
Menurut Rian pengalaman emosional yang tidak terselesaikan cenderung tersimpan di pikiran bawah sadar dan dapat memengaruhi cara seseorang berpikir, bereaksi, hingga mengambil keputusan. Hal ini menjelaskan mengapa sebagian orang masih merasakan dampak dari pengalaman lama meskipun telah berusaha melupakannya.
Ia juga menekankan bahwa trauma tidak selalu berasal dari peristiwa besar. Dalam banyak kasus, pengalaman yang tampak sederhana namun terjadi berulang, seperti kritik terus-menerus atau rasa tidak aman sejak kecil, dapat membentuk luka batin yang bertahan lama.
Untuk membantu proses tersebut, Rian Trianoto bersama timnya mengembangkan Jinawa Project, sebuah pendekatan pendampingan emosional berbasis hypnotherapy. Metode ini berfokus pada upaya mengakses pikiran bawah sadar, melepaskan emosi yang terpendam, serta membantu individu berdamai dengan dirinya sendiri.
“Jinawa Project hadir untuk membantu orang melepaskan luka batin, menenangkan pikiran, dan kembali menemukan kedamaian dalam diri,” jelas Rian.
Seiring meningkatnya kesadaran akan kesehatan mental, pendekatan yang menyentuh akar persoalan dinilai semakin relevan. Dalam praktiknya, hypnotherapy tidak dimaksudkan sebagai pengganti terapi konvensional, melainkan sebagai metode pendamping yang dapat membantu proses pemulihan.
Rian menegaskan bahwa pemulihan tidak terjadi secara instan, melainkan melalui proses yang membutuhkan kesiapan individu untuk menghadapi emosinya.
“Yang terpenting adalah kesediaan seseorang untuk menghadapi dan memproses emosinya, bukan terus berusaha melupakannya,” Tutup Rian Trianoto.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer


































































