SURAKARTA, 1 April 2026 – Bayangkan sebuah ruang kelas di sudut kota Surakarta, di mana tawa dan diskusi mengalir tanpa sekat meski orang-orang di dalamnya berasal dari benua yang berbeda. Inilah potret nyata dari Global Classroom. AIESEC in Universitas Sebelas Maret (AIESEC in UNS) menjadi wadah pertukaran budaya yang menghidupkan suasana belajar di Solo sejak 23 Februari hingga 3 April 2026. Program ini membuktikan bahwa pelajaran yang paling membekas dalam hidup lahir dari pertemuan tulus antarmanusia, melampaui teori-teori di dalam buku teks.
Selama enam pekan penuh, suasana belajar para pemuda lokal terasa jauh lebih berwarna berkat kehadiran dua sosok inspiratif. Mereka adalah Alexandra Rita Rodrigues De Aragão dari Portugal dan Yatigala Lokugam Acharige Isha Rashmi Thathsaranie Wickramarathna dari Sri Lanka. Sebagai Exchange Participants (EP), Alex dan Isha membawa semangat baru yang meruntuhkan sekat jarak serta perbedaan bahasa. Kelas yang biasanya terasa formal berubah menjadi ruang diskusi yang hidup, tempat para peserta bebas bertanya dan berbagi cerita tanpa rasa canggung sedikit pun.

Metode pembelajaran yang mereka terapkan pun jauh dari kesan membosankan. Melalui pendekatan experiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman, para peserta diajak langsung untuk melakukan simulasi, praktik peran, hingga diskusi kelompok interaktif. Fokus utama metode ini adalah membangun kepercayaan diri anak muda Solo supaya mereka berani bicara di kancah internasional. Hasilnya, para peserta sanggup menyerap materi sekaligus membangun ikatan emosional yang erat dengan para mentor. Suasana belajar menjadi momen yang selalu dinantikan setiap harinya karena setiap sesi terasa segar dan penuh kejutan.
Di tengah sesi yang inspiratif, Alex sempat membagikan pengalaman menyentuh mengenai perjalanannya selama berada di Surakarta. Baginya, menjadi peserta volunteer Global Classroom merupakan perjalanan dua arah yang meninggalkan kesan mendalam di hatinya.
“Volunteering is not just about giving. It is about becoming part of something bigger. Like a classroom that will never forget the day someone from across the world chose to be there. They came with stories. They left with memories. Somewhere in between, a classroom became a window to the world.” ungkap Alex.

Global Classroom merupakan aksi nyata dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4, yaitu Pendidikan Berkualitas. Dengan menghadirkan warga dunia langsung ke tengah masyarakat lokal, program ini memperluas wawasan global anak muda yang selama ini mungkin lebih banyak melihat dunia luar melalui layar ponsel. Kehadiran Isha dari Sri Lanka juga memberikan dimensi baru mengenai kekuatan pendidikan dalam memberdayakan komunitas serta memberikan dampak jangka panjang bagi perkembangan individu. Wawasan budaya Asia Selatan yang ia bawa memberikan warna tersendiri dalam memandang keberagaman global secara lebih luas.
Keberhasilan proyek ini merupakan buah manis dari kerja sama yang apik dengan Kampung Inggris Solo Plus. Sebagai mitra pelaksana lokal, mereka menyediakan ekosistem yang sangat kondusif bagi para relawan untuk berkreasi dalam menyampaikan materi. Dukungan fasilitas dan keterbukaan lembaga ini membuktikan bahwa sinergi antara organisasi pemuda dan lembaga pendidikan lokal sanggup menciptakan inovasi pembelajaran yang efektif bagi masyarakat Surakarta.
Meskipun program ini berakhir di awal April 2026, jejak inspirasi yang ditinggalkan dipastikan bertahan jauh lebih lama. Bagi lebih dari 100 pemuda yang terlibat, Global Classroom telah membuka mata mereka bahwa dunia adalah tempat yang luas namun saling terhubung. Mereka menyadari bahwa perbedaan budaya, mulai dari aksen bahasa hingga kebiasaan sehari-hari pun menjadi jembatan indah untuk saling memahami satu sama lain.
Global Classroom hadir untuk mengingatkan kita bahwa inti dari pendidikan adalah memanusiakan manusia melalui koneksi yang tulus. Lewat perjalanan Alex dan Isha, ruang-ruang kelas sederhana di Surakarta kini telah menjadi jendela dunia yang memberikan harapan serta mimpi baru bagi generasi muda untuk melangkah lebih jauh di masa depan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer































































