Bantul (MAN 1 Yogya) – Sorak sorai dari arena Hapkido dan Taekwondo Training Center (HPPC) Bantul menjadi saksi lahirnya juara baru dari kalangan pelajar. Aurel Aflah Andya, yang akrab disapa Orell, tampil meyakinkan dan berhasil mencuri perhatian dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) DIY 2026, Sabtu (04/04/2026). POPDA sebuah kompetisi bergengsi yang digelar oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY.
Kompetisi bergengsi ini dilaksanakan pada tanggal 3–4 April 2026 di Hapkido dan Taekwondo Training Center (HPPC), Bantul, dan diikuti oleh 2.476 atlet pelajar dari seluruh kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta. Rinciannya, Kabupaten Gunungkidul mengirimkan 376 atlet, Kulon Progo 411 atlet, Sleman 597 atlet, Kota Yogyakarta 546 atlet, dan Kabupaten Bantul 546 atlet.
Kepala MAN 1 Yogyakarta Edi Triyanto, S. Ag., S. Pd., M. Pd. menyampaikan apresiasi yang tinggi atas prestasi yang diraih Orell. Edi menyatakan rasa bangganya atas capaian Orell karena prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama pribadi dan keluarga, tetapi juga madrasah. “Ini adalah bukti bahwa murid madrasah mampu berprestasi di tingkat daerah bahkan lebih tinggi. Semoga ini menjadi inspirasi bagi murid lainnya untuk terus berusaha dan berprestasi di bidang masing-masing,” ujar Edi.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan Soeprastiyono, Nugroho, S. Pd., M. Pd. I., juga memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan potensi murid. “Prestasi Orell adalah hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan pembinaan yang berkelanjutan. Kami berharap semakin banyak murid yang berani berkompetisi dan menunjukkan potensi terbaiknya Kami berharap semakin banyak murid yang berani berkompetisi dan menunjukkan potensi terbaiknya,” tutur Soeprastiyono. Menurutnya, madrasah akan terus mendukung murid dalam mengembangkan bakat, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Dalam ajang kompetisi Hapkido tersebut, Orell tampil luar biasa pada kategori Daeryun Putra Over 75 kg. Ia berhasil mengalahkan dua atlet tangguh asal Gunungkidul dengan waktu pertandingan yang relatif singkat. Kemenangan ini menunjukkan kemampuan teknik, kekuatan, serta mental bertanding yang matang dari Orell.
Perjalanan Orell di dunia olahraga dimulai sejak usia dini. Ia telah mengenal Taekwondo sejak taman kanak-kanak sebelum akhirnya memperluas kemampuannya di cabang Hapkido. Ketertarikannya pada Hapkido muncul karena olahraga ini menawarkan variasi jurus yang lebih beragam. Melalui latihan yang konsisten, Orell mengaku menjadi pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan berani mengambil keputusan. “Awalnya, orang tua saya mencari kegiatan olahraga dan memilih Taekwondo. Dari situlah saya berkembang hingga akhirnya menekuni Hapkido. Alhamdulillah, perjalanan ini membawa saya sampai titik ini,” ungkap Orell.
Ke depan, Orell memiliki cita-cita besar untuk menjadi bagian dari Akademi Angkatan Udara (AAU) atau berkarier di bidang pertambangan. Semangat juangnya dalam olahraga menjadi fondasi kuat untuk meraih impian tersebut.
Di akhir, Orell juga membagikan pesan inspiratif kepada teman-temannya, “Teruslah berlatih, jangan mudah puas diri, dan selalu semangat dalam mengejar impian.” Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, ketekunan, dan dukungan lingkungan yang positif mampu membawa generasi muda menuju kesuksesan. Madrasah pun semakin optimis dalam mencetak murid-siswi berprestasi yang siap bersaing di masa depan. (luf)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































