Playen, Gunungkidul – 5 Maret 2026 – Pengelolaan sumber daya alam tidak hanya menyentuh aspek lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan dinamika sosial ekonomi masyarakat di sekitarnya. Salah satu contohnya terlihat pada kegiatan persemaian permanen yang dikelola oleh BPDAS Serayu Opak Progo, yang tidak hanya menyediakan bibit tanaman untuk rehabilitasi hutan dan lahan, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal.
Di lokasi persemaian, tenaga kerja direkrut dari lingkungan sekitar dengan batas usia maksimal 60 tahun dan syarat memiliki pengalaman di bidang pertanian. Sistem kerja yang diterapkan masih bersifat harian dengan upah Rp85.000 per hari selama enam hari kerja dalam sepekan. Sebagian besar pekerja juga memiliki ternak sebagai sumber penghasilan tambahan.
Ibu Suparmi (45), lulusan SMK, dan Ibu Mugi (46), juga lulusan SMK, menjadi contoh keterlibatan perempuan dalam kegiatan ini. Keduanya bekerja sebagai tenaga penyemaian dan perawatan bibit. Mereka mengaku, pendapatan dari persemaian berperan penting dalam membantu perekonomian keluarga.
“Adanya persemaian ini sangat membantu. Dulu saya hanya di rumah mengasuh anak,” ujar Ibu Mugi, yang kini aktif bekerja sebagai tenaga harian.
Secara formal, para pekerja perempuan ini hanya bekerja di persemaian, namun sebagian memiliki ternak sebagai penunjang ekonomi rumah tangga. Meski tidak terjadi migrasi pekerjaan, keberadaan persemaian dinilai mampu mengurangi kemiskinan lokal dan memberikan stabilitas pendapatan.
Dalam aspek keterampilan, para pekerja memperoleh pelatihan terkait hama dan penyakit tanaman yang diberikan oleh manajer persemaian. Keterampilan penyemaian dan perawatan bibit menjadi syarat utama untuk dapat bekerja. Meski pelatihan tersebut tidak secara langsung meningkatkan besaran pendapatan, kemampuan teknis tersebut memperkuat kompetensi tenaga kerja lokal dalam bidang pembibitan tanaman.
Sementara itu, pada bagian sarana dan prasarana, terdapat pekerja seperti Bapak Andi (35), Bapak Wahyudi (40), dan Mas Eko (26). Ketiganya memiliki latar belakang pendidikan SMK dan SMP. Bapak Wahyudi diketahui telah memiliki lahan dan ternak sejak tahun 2012, sedangkan Bapak Andi masih menjalankan usaha batik di samping pekerjaan di persemaian. Mas Eko, yang bergabung sejak 2021, memiliki lahan pertanian dan satu anak.
Untuk saat ini, sistem kerja masih harian dengan jumlah empat pekerja. Ke depan, sistem kontrak direncanakan diterapkan setelah produksi meningkat. Para pekerja mengakui bahwa pendapatan dari persemaian cukup untuk kebutuhan sehari-hari, meski kebutuhan tambahan seperti biaya pendidikan anak masih menjadi pertimbangan tersendiri.
Keterampilan yang dimiliki tenaga sarana dan prasarana meliputi perawatan media tanam dan pengelolaan fasilitas. Tidak terdapat pelatihan khusus untuk bidang ini, namun Mas Eko secara khusus fokus pada teknik stek tanaman. Ia berasal dari Lampung dan mengetahui informasi lowongan kerja persemaian dari seorang pengamat setempat.
Dari perspektif Geografi Penduduk, temuan ini menunjukkan bahwa keberadaan persemaian permanen berpengaruh terhadap aspek ketenagakerjaan, tingkat partisipasi kerja, serta sumber pendapatan masyarakat sekitar. Rata-rata pekerja berasal dari lingkungan sekitar persemaian, sehingga distribusi kesempatan kerja bersifat lokal dan tidak memicu mobilitas penduduk secara signifikan.
Keberadaan persemaian permanen di bawah pengelolaan BPDAS Serayu Opak Progo tidak hanya berkontribusi pada rehabilitasi hutan dan lahan, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dalam konteks geografi penduduk, aktivitas ini menampilkan hubungan erat antara pengelolaan lingkungan dan dinamika sosial ekonomi, di mana konservasi berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan warga sekitar.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer
































































