MALANG – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon “KAWAH” Chondrodimuko sukses menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) yang berlangsung atraktif dan penuh khidmat. Kegiatan ini dilaksanakan secara intensif selama empat hari yang terbagi dalam dua pekan, yakni pada Sabtu-Minggu (18-19 April) untuk pekan pertama, dan berlanjut pada Sabtu-Minggu (25-26 April) untuk pekan kedua yang bertempat di Aswaja Center Batu.
PKD kali ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan menjadi kawah candradimuka sesungguhnya bagi para peserta untuk naik kelas secara ideologis maupun intelektual. Sebagai fase transisi dari Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) menuju tahap pendewasaan, PKD mengemban visi besar dalam penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) sebagai landasan bergerak.
Fokus Penguatan Kapasitas dan Militansi
Selama empat hari tersebut, para peserta digembleng dengan berbagai materi esensial, mulai dari peningkatan kapasitas intelektual melalui analisis sosial dan studi wacana, hingga pembentukan militansi kader. Kurikulum yang dihadirkan dirancang untuk membentuk pola pikir kritis dan progresif, guna menyiapkan pemimpin masa depan yang cakap dalam menjawab tantangan kemasyarakatan.
Tak hanya teori, peserta juga dibekali dengan skill organisasi yang mumpuni, seperti teknik lobi, analisis politik-ekonomi, serta metode pergerakan yang strategis.
Puncak Kemeriahan di Aswaja Center Batu

Kemeriahan kegiatan mencapai puncaknya pada pekan kedua di Aswaja Center. Salah satu momen yang paling memantik antusiasme peserta adalah sesi materi Manajemen Aksi. Sesi ini terasa spesial karena dipandu langsung oleh Sahabat Ata Fauzi Azizi, Ketua Rayon Masa Khidmat 2021-2022.
Di bawah bimbingan seniornya, para kader muda PMII Rayon “KAWAH” tampak sangat bersemangat mensimulasikan strategi lapangan. Kehadiran tokoh alumni ini memberikan suntikan moral tersendiri bagi peserta untuk memantapkan diri menjadi kader yang militan dan berkomitmen tinggi.
Kesan Peserta: Kehangatan dalam Kesatuan

Nuansa kekeluargaan dan persatuan yang kuat dirasakan betul oleh para peserta selama proses pengaderan berlangsung. Romi, salah satu peserta PKD, mengungkapkan kesan mendalamnya setelah mengikuti rangkaian kegiatan selama dua pekan tersebut.
“Kegiatan PKD ini ternyata sangat seru. Kami sebagai peserta benar-benar merasakan kehangatan dan kesatuan yang utuh. Ini bukan sekadar pelatihan formal, tapi proses pembentukan diri untuk menjadi kader yang lebih militan dalam bingkai kebersamaan,” ujar Romi dengan penuh semangat.
Dengan selesainya PKD ini, PMII Rayon “KAWAH” Chondrodimuko diharapkan mampu melahirkan kader-kader baru yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki loyalitas tinggi dan siap menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan cita-cita organisasi serta nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer


































































