Transformasi digital mulai terasa di lingkungan PKK RW 10 Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Surabaya, Jawa Timur. Melalui program pengabdian masyarakat, kolaborasi solid antara tim dosen (Eristya Maya Safitri, S.Kom, M.Kom., Imroatul Ajizah, S.Pd., M.Pd., dan Muhammad Reza Pahlawan, S.Kom., M.Kom.) dan tim mahasiswa Sistem Informasi UPN “Veteran” Jawa Timur (Rizky Tri Aji, M. Dimas Ardiansyah, Amriza Saskirana, Tahta Karisma, Dinda Aisa) menghadirkan pelatihan Canva yang secara langsung mengubah cara warga mempromosikan kegiatan dan produk UMKM, Sabtu (11/04/2026) di Balai RW 10 Rusunawa Wonorejo. Kegiatan ini berangkat dari permasalahan nyata yaitu promosi masih konvensional, visual kurang menarik, dan keterbatasan keterampilan digital. Canva dipilih sebagai solusi praktis yang mudah digunakan, berbasis smartphone, dan mampu menghasilkan desain profesional dalam waktu singkat.
Kegiatan ini berangkat dari permasalahan nyata yaitu promosi masih konvensional, visual kurang menarik, dan keterbatasan keterampilan digital. Canva dipilih sebagai solusi praktis yang mudah digunakan, berbasis smartphone, dan mampu menghasilkan desain profesional dalam waktu singkat. Sinergi antara pengalaman akademis para dosen dan kreativitas teknis para mahasiswa memungkinkan materi pelatihan tersampaikan secara efektif kepada warga.

Menurut Ibu Imroatul Ajizah, S.Pd., M.Pd., dosen Sistem Informasi UPN Jatim yang mendampingi kegiatan ini, “Kegiatan ini sangat krusial untuk menjembatani kesenjangan digital di tingkat akar rumput. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa ibu-ibu PKK tidak hanya menjadi penonton dalam ekosistem digital, tetapi mampu menjadi aktor yang aktif dan kreatif dalam memajukan ekonomi keluarga melalui produk UMKM mereka.”
Pelatihan dikemas interaktif melalui sosialisasi singkat, demonstrasi fitur oleh mahasiswa, dan pendampingan praktik langsung oleh tim dosen. Peserta tidak hanya belajar, tetapi langsung menghasilkan output nyata berupa poster kegiatan dan katalog produk siap unggah ke WhatsApp dan media sosial.
Hasilnya tegas dan terukur. Pemahaman peserta melonjak signifikan dengan capaian post-test 100%, serta lebih dari 80% peserta mampu membuat desain secara mandiri. Diskusi berlangsung aktif, menandakan tingginya antusiasme dan keterlibatan peserta.
Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan tapi menjadi titik awal kemandirian digital. Ibu-ibu PKK kini tidak hanya mampu membuat desain sendiri, tetapi juga siap bersaing secara visual dalam memasarkan produk UMKM. Langkah kecil melalui pengabdian masyarakat yang kolaboratif ini menjadi pondasi penting menuju digitalisasi masyarakat yang lebih adaptif, kreatif, dan berdaya saing.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer


































































