Yogyakarta — Transformasi digital di dunia arsitektur dan desain bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan. Hal itu terlihat dalam agenda tahunan bertajuk “From Idea to Execution: Integrated Design & Drafting Workflow dengan SketchUp & GstarCAD” yang digelar PT Indonesia Applicad bersama PT ACA Pacific di Gaia Cosmo Hotel Yogyakarta pada 21–22 Mei 2026.
Selama dua hari, sekitar 100 peserta dari berbagai profesi berkumpul untuk menyelami cara kerja desain modern yang lebih cepat, efisien, dan terintegrasi. Mereka datang dari beragam latar belakang—arsitek, desainer interior, engineer arsitektur dan manufaktur, hingga mahasiswa. Tak hanya dari Yogyakarta, peserta juga datang dari Solo dan sejumlah daerah lain di sekitarnya.
Acara ini dikemas dalam dua konsep berbeda. Hari pertama diisi seminar dan sesi berbagi wawasan mengenai tren terbaru workflow industri AEC (Architecture, Engineering, Construction). Sementara hari kedua berlanjut ke workshop eksklusif dengan kuota terbatas hanya 20 peserta agar pembelajaran berlangsung lebih intensif dan interaktif.
Bagi para peserta, acara ini bukan sekadar pelatihan software. Mereka diajak memahami bagaimana proses desain 3D dan drafting 2D dapat berjalan dalam alur kerja yang saling terhubung, sekaligus meningkatkan produktivitas serta efisiensi kolaborasi dalam proyek.
Dalam workshop tersebut, peserta juga memperoleh kesempatan menjajal langsung versi terbaru SketchUp dan GstarCAD. Pendampingan diberikan secara mendalam, mulai dari pengenalan antarmuka, alur kerja, hingga implementasi perangkat lunak dalam proyek nyata.
Dua narasumber berpengalaman turut hadir mengisi sesi materi. Kiki Richardus Susilobroto dari PT ACA Pacific selaku Authorized Trainer SketchUp Indonesia membawakan materi SketchUp, sementara Muhammad Zulfi dari PT Indonesia Applicad memaparkan penggunaan GstarCAD.
Di sela acara, AEC Business Manager PT Indonesia Applicad, Andi ROM, menjelaskan alasan Yogyakarta dipilih menjadi salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

“SketchUp menjadi salah satu software yang sangat populer di Indonesia, terutama karena mudah digunakan. Penggunanya beragam, mulai dari arsitek hingga desainer interior. Mereka juga umumnya sudah akrab dengan software ini, sehingga menjadi salah satu keunggulannya,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya ingin memperluas dukungan kepada pelaku industri di Yogyakarta, khususnya terkait implementasi teknologi desain.
“Harapannya industri di Yogyakarta mengetahui bahwa saat ini sudah ada dukungan dari Indonesia Applicad. Jika ke depan ada kebutuhan pelatihan, kerja sama, pengadaan, maupun implementasi software, semuanya bisa difasilitasi melalui kami,” katanya.
Menurut Andi, PT Indonesia Applicad berperan sebagai distributor dan reseller resmi yang ditunjuk untuk mendukung solusi dari Trimble di Indonesia.

Sementara itu, Channel Sales Manager TRIMBLE Inc. SketchUp, Purnama Wulandari, menjelaskan bahwa banyak orang masih menganggap SketchUp sebagai perusahaan, padahal software tersebut merupakan bagian dari ekosistem teknologi yang lebih besar.
“Trimble adalah perusahaan kami yang menyediakan solusi software maupun hardware untuk berbagai industri seperti arsitektur, engineering, konstruksi, manufaktur, plantation, hingga oil and mining. SketchUp adalah salah satu tools yang kami hadirkan untuk membantu efisiensi dan memaksimalkan workflow pekerjaan,” jelasnya.
Melalui agenda tahunan ini, PT Indonesia Applicad dan PT ACA Pacific berharap dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang arsitektur dan engineering, sekaligus mempercepat transformasi digital industri desain Indonesia.
Ke depan, perusahaan juga membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan berbagai asosiasi dan himpunan profesi arsitektur di Indonesia. Tujuannya bukan hanya memperbanyak pelatihan, tetapi juga menciptakan ruang pengembangan kompetensi yang lebih besar bagi para profesional dan generasi muda.
Yogyakarta menjadi salah satu titik awal. Namun harapannya, kegiatan serupa tak berhenti di satu kota, melainkan dapat menjangkau berbagai kota besar lain di Indonesia demi mendorong industri AEC nasional semakin kompetitif di tingkat global. (Yusuf)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































