Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia terus meningkat, terutama di kalangan Generasi Z. Berdasarkan survei yang ditulis oleh Nikita Rosa, sekitar 43,7% penggunaan AI di Indonesia didominasi oleh Gen Z, menjadikannya generasi yang paling dominan dalam teknologi AI.
Laporan Asosiasi penyelenggaraan Jasa Internet Indonesia (APJII) dalam profil internet Indonesia 2025 juga menunjukkan bahwa AI telah menjadi bagian dari aktivitas keseharian Gen Z, khususnya dalam bidang pendidikan. Sekitar 49,9% dari Gen Z menggunakan AI sebagai pendukung belajar, baik melalui chatbot edukasi, platform daring berbasis AI, maupun alat bantu lainnya.
Selain untuk pendukung belajar, Gen Z juga menggunakan AI untuk:
a. 25,9% Gen Z memanfaatkan AI untuk media hiburan dan konten. Seperti membuat video atau gambar, dan konten kreatif.
b. 12,2% menggunakan AI untuk produktivitas seperti penulisan otomatis, analisis data, pekerjaan administratif digital.
c. 11,6% AI dimanfaatkan untuk Asisten Virtual, seperti Asisten suara, bantuan digital sehari-hari.
Dalam konteks digital, banyak generasi muda menggunakan AI untuk kreativitas, pembuatan konten, dan personal branding. Penggunaan tersebut menunjukkan bahwa AI telah berubah menjadi bagian dari gaya hidup dan karier digital.
Para pakar teknologi dan pendidikan menganggap hal ini membuka peluang karier baru, karena AI telah masuk ke berbagai bidang, mulai dari kreatif dan pendidikan hingga dunia kerja. Generasi muda yang memiliki kemampuan untuk menggunakan AI berpotensi memiliki keunggulan di dunia kerja saat ini dan masa depan.
Meskipun ada banyak adaptasi AI, literasi digital dan kesadaran etika tetap menjadi bagian yang sangat penting dalam menerima informasi. Penggunaan AI di kalangan Gen Z memiliki banyak keuntungan, namun perlu diketahui bahwa penggunaan AI yang asal pakai dapat memengaruhi kreativitas dan pola berpikir alami.
Mencegah generasi muda agar tidak hanya menjadi pengguna pasif, perlu disesuaikan metode pembelajaran dan pembelajaran konvensional. demikian, penggunaan AI di lingkungan sekolah menjadi awal kreator yang etis dan kritis terhadap AI.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































