MTsN 6 Bantul continues to demonstrate its commitment to eco-friendly innovation through a program that utilizes wastewater from ablution for catfish cultivation. This initiative not only supports environmental sustainability but has also produced added value through the creation of catfish chips, which were processed on Monday (17/11/2025). The product has now become one of the school’s leading creative outputs.
Wastewater from ablution, which previously went unused, is now channeled into catfish ponds through a simple filtration system. Through this effort, students gain hands-on experience in water management, food security, and environmentally based entrepreneurship.
Following the cultivation period, the harvested catfish are processed into crispy, savory catfish chips with economic value. This product serves as a practical example of entrepreneurship within the school environment, offering students real-world exposure to sustainable resource utilization.
The initiative has strengthened the students’ understanding of how environmental stewardship can be integrated with creative business practices, reinforcing the school’s vision of education that is both practical and impactful.
The Principal of MTsN 6 Bantul, Sugiyono, expressed his appreciation for the effort. “This program not only benefits the environment but also equips students with essential life skills and an innovative mindset. I am proud of the dedication shown by the teachers and students of MTsN 6 Bantul,” he said. (frd/ewh)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”


















































![aisah nur Safitri adalah gadis cilik SMP yang berprestasi dalam bidang seni tari 49 jakarta, Gadis cilik Aisah Nur Safitri, siswa [Nama Sekolah], berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam Kompetisi Tari Tingkat Kota yang diadakan di bidang seni tari. Kompetisi ini diikuti oleh siswa-siswa dari berbagai sekolah di kota. Dengan penampilan yang memukau, Aisah Nur Safitri berhasil memikat hati juri dan penonton. Ia menampilkan tarian yang sangat ekspresif dan penuh energi, sehingga membuatnya menjadi salah satu peserta yang paling menonjol dalam kompetisi ini. " Saya sangat senang dan bangga bisa menjadi Juara Harapan 1 dalam kompetisi ini," kata Aisah Nur Safitri. "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada guru-guru dan keluarga saya yang telah mendukung saya sepanjang proses latihan." Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswa lain untuk terus mengembangkan bakat mereka dan mencapai prestasi yang lebih tinggi](https://siaran-berita.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20251109-WA0213-120x86.jpg)






















