Apakah kamu pernah berpikir bagaimana tumbuhan seperti buah, sayur, dan daun mempunyai warna yang menarik dan berbeda-beda? Seperti hijau yang cerah, merah yang menyala, kuning yang khas, dan lain sebagainya. Warna yang muncul dari tumbuhan bukan karena cat, melainkan pigmen.
Pengertian Pigmen dan Klasifikasinya
Pigmen merupakan senyawa berwarna yang menjadi bagian penting dalam sistem reaksi kimia yang ada di dalam jaringan tumbuhan. Ngatimin et al. (2014) menyatakan bahwa pigmen pada tumbuhan dibedakan menjadi tiga yaitu klorofil, karoten, dan antosianin.
Jenis Pigmen Pertama: Klorofil
Klorofil merupakan pigmen pemberi warna hijau yang ada pada kloroplas dan berperan dalam reaksi fotosintesis dengan memanfaatkan energi dari sinar matahari (Djs et al., 2020). Tumbuhan seperti sayur atau buah yang berwarna hijau berasal dari pigmen ini, seperti hijau yang ada di daun, sawi, kangkung, alpukat, melon, dan lainnya.
Jenis Pigmen Kedua: Karoten atau Karotenoid
Menurut Oktora et al. (2019), karotenoid adalah kelompok pigmen sekaligus antioksidan alami yang mampu menetralisir radikal bebas serta memberikan warna kuning, oranye, atau merah pada tumbuhan. Pigmen ini tidak hanya terdapat pada tumbuhan tingkat tinggi, tetapi juga pada alga, jamur, dan bakteri. Karotenoid dapat ditemukan pada jaringan fotosintesis maupun non-fotosintesis, biasanya hadir berdampingan dengan klorofil. Contoh bahan alam yang mengandung pigmen ini seperti wortel, pepaya, tomat, dan labu.
Jenis Pigmen Ketiga: Antosianin
Antosianin merupakan kelompok pigmen yang berwarna merah sampai biru yang tersebar luas pada tanaman. Antosianin tergolong pigmen yang disebut flavonoid. Pigmen ini berwarna kuat dan larut dalam air yang menjadi penyebab hampir semua warna merah jambu, merah marak, merah senduduk, ungu, dan biru dalam bunga, daun, dan buah pada tumbuhan tinggi (Simanjuntak et al., 2014). Contoh bahan alam yang mengandung pigmen ini dan sering kita temui adalah buah naga, blueberry, kubis ungu, dan terong ungu.
Kesimpulan: Kecerdasan Tumbuhan dalam Menciptakan Warna
Dengan memahami berbagai jenis pigmen ini, kita dapat mengetahui betapa cerdasnya tumbuhan dapat menciptakan warna yang menarik dan cantik serta menjalankan fungsi bagi kelangsungan hidupnya.
Referensi:
Djs, A. J., Roosmawati, F., dan Haswen, K. 2020. Analisa Jumlah Klorofil Daun Terhadap Produksi Kelapa Sawit (Elaeis guineensis) Pada Elevasi 300-600 MDPL di Kebun Pabatu. Best Journal: Biology Education Sains and Technology. Vol. 3(2): 126-133.
Ngatimin, S. N. A., Nawisah, Satriani, Rahma, Yani, A., dan Tutung. R. 2020. Perlindungan Tanaman Sayuran Dataran Tinggi. Penerbit LeutikaPrio.
Oktora, A. R., Ma’ruf, W. F., dan Agustini, T. W. 2016. Pengaruh Penggunaan SenyawaFiksator Terhadap Stabilitas Ekstrak Kasar Pigmen Β-Karoten Mikroalga Dunaliella salina Pada Kondisi Suhu Berbeda. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. Vol. 19(3): 206-13.
Simanjuntak, L., Sinaga, C., dan Fatimah, F. 2014. Ekstraksi Pigmen Antosianin Dari KulitBuah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus). Jurnal Teknik Kimia USU. Vol. 3(2): 25-29
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































