Sebagai wujud nyata penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sub Kelompok 7 (NR 6 – RW 08 Ngagel Rejo) dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya telah berhasil menyelesaikan program pengabdian masyarakat yang fokus pada peningkatan keterampilan pengolahan pangan lokal. Kegiatan yang berlangsung selama 12 hari ini dilaksanakan di Balai RW 04 dan RW 08 Kelurahan Ngagel Rejo, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya.
Program ini berawal dari observasi lapangan yang mengidentifikasi adanya dua isu utama yaitu rendahnya pengetahuan dan keterampilan, khususnya ibu-ibu rumah tangga, dalam mengolah pangan lokal, serta rendahnya pemanfaatan potensi ekonomi hasil ternak yang ada di lingkungan mereka. Banyak masyarakat yang sebelumnya hanya menjual telur bebek mentah tanpa mengetahui cara pengolahan yang dapat meningkatkan nilai jualnya.
Menyanggapi hal tersebut, mahasiswa KKN yang dipimpin oleh Dwi Agus Yoga Prasetyo (NBI: 1422200042) merancang pelatihan komprehensif yang tidak hanya fokus pada satu produk, tetapi tiga produk olahan telur bebek yang inovatif dan siap jual yaitu telur asin, saus telur asin, dan krupuk telur asin.
“Kami memilih telur bebek karena bahan bakunya relatif mudah diperoleh, proses pembuatannya sederhana, serta memiliki daya tahan dan permintaan pasar yang cukup tinggi,” jelas Dwi Agus Yoga Prasetyo. “Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong ibu-ibu rumah tangga agar memiliki keterampilan tambahan yang dapat mendukung perekonomian keluarga dan menumbuhkan semangat berwirausaha”.

Pelatihan ini mencakup penyuluhan materi tentang kewirausahaan dan praktis. Warga, khususnya ibu-ibu PKK/ibu rumah tangga di RW 04 dan RW 08, mendapatkan pengetahuan baru tentang metode pengolahan yang benar dan higienis.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Estik Hari Prastiwi, SE,MM , menyampaikan bahwa program ini sangat relevan dengan pilar ekonomi dalam program Kampung Pancasila yang diusung pemerintah kota. “Harapannya, pelatihan ini mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, sehingga mereka dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan tidak hanya bergantung pada pekerjaan utama yang sifatnya tidak tetap,” tutur Dr. Estik.
Program ini menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong antar warga serta diharapkan menjadi pelopor usaha kecil berbasis keterampilan lokal yang dapat memanfaatkan sumber daya lokal secara produktif.
Sebagai luaran akademik, program KKN ini tidak hanya menghasilkan produk fisik, tetapi juga luaran karya tulis yang bernilai. Salah satu luaran tambahan yang dihasilkan adalah Buku Panduan.
Buku panduan ini merupakan dokumentasi lengkap dan langkah-langkah detail mengenai teknik pembuatan telur asin, saus telur asin, dan krupuk telur asin. Dengan adanya buku panduan ini, materi pelatihan dapat terus dipraktikkan secara mandiri oleh masyarakat bahkan setelah program KKN berakhir.
Buku panduan tersebut direncanakan untuk didaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atas nama Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, menunjukkan komitmen universitas dalam menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Pelatihan ini ditutup pada 14 Desember 2025, menyisakan keterampilan baru dan semangat wirausaha yang kuat di kalangan masyarakat RW 04 dan RW 08 Kelurahan Ngagelrejo.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































