Ternate – Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Wilayah Kerja (Wilker) Maluku Utara (Malut) melaksanakan monitoring pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Provinsi Maluku Utara, terkhusus Ternate. Monitoring dilakukan untuk memastikan program berjalan tepat sasaran serta memenuhi aspek pemajuan hak asasi manusia, khususnya hak anak atas makanan bergizi dan tumbuh kembang yang layak.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas nasional Presiden Republik Indonesia dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Program ini juga diarahkan untuk menekan angka malnutrisi dan stunting melalui penyediaan makanan bergizi bagi peserta didik.
Dalam pelaksanaan monitoring, tim Kementerian HAM Wilayah Kerja Maluku Utara melakukan pemantauan secara langsung dengan metode random sampling pada sejumlah sekolah menengah dan beberapa SPPG. Selain itu, pemantauan turut dilakukan melalui pengawasan informasi di media massa dan media sosial guna melihat respons masyarakat terhadap pelaksanaan program.
Dari hasil monitoring yang dilakukan, secara umum pelaksanaan Program MBG di wilayah Maluku Utara berjalan dengan baik. Hingga saat ini belum ditemukan adanya laporan maupun keluhan dari siswa terkait kualitas makanan ataupun pelaksanaan program di sekolah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, para siswa tetap mendapatkan uang jajan dari orang tua, namun tidak lagi diwajibkan membawa bekal makan siang dari rumah karena kebutuhan makan telah disediakan melalui Program MBG di sekolah masing-masing.
Selain memastikan makanan tersalurkan kepada siswa, monitoring juga difokuskan pada aspek kualitas makanan, kebersihan, serta pemenuhan standar gizi seimbang. Hal ini dilakukan agar program tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat terhadap kesehatan dan konsentrasi belajar peserta didik.
Kementerian HAM Wilayah Kerja Maluku Utara menilai Program MBG memberikan dampak positif terhadap pemenuhan hak anak, khususnya hak memperoleh makanan yang layak dan bergizi. Kehadiran program ini juga diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan generasi muda di Maluku Utara.
Meski demikian, pelaksanaan Program MBG di Maluku Utara saat ini masih dilakukan secara bertahap dan belum menjangkau seluruh sekolah. Kondisi tersebut disebabkan perlunya dukungan regulasi, kesiapan teknis, dan anggaran yang memadai agar pelaksanaan program dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Ke depan, Kementerian HAM Wilayah Kerja Maluku Utara akan terus melakukan monitoring dan evaluasi guna memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer


































































