Fenomena jasa antar jemput atau sering disebut anjem menjadi perhatian di kalangan mahasiswa. Anjem menawarkan jasa transportasi dengan tarif yang lebih murah dibandingkan ojek online dan berbagai opsi pilihan. Penyedia jasa anjem biasanya adalah mahasiswa. Tentunya ini membuka peluang ekonomi beserta keuntungan, perkembangan, dan tantangan di dalamnya.
Mahasiswa adalah kelompok yang membutuhkan kemudahan mobilitas. Beberapa mahasiswa tidak menggunakan akses kendaraan pribadi sehingga dari hal itu jasa anjem mulai berkembang. Namun, beberapa kelompok mahasiswa merasa keberatan untuk menggunakan ojek online karena tarif yang tinggi. Jasa anjem menawarkan solusi dengan tarif yang lebih murah, mulai dari Rp5 ribu per kilometer, bahkan masih ada yang jauh lebih ekonomis lagi. Tentunya hal ini merupakan perbandingan yang sangat besar dengan tarif ojek online yang bisa mencapai Rp9-10 ribu per kilometer.
Jasa antar jemput dilihat dari sisi penyedia jasa dan penerimanya memiliki sisi keuntungan tersendiri. Keduanya biasanya sesama mahasiswa sehingga transaksi yang berlangsung berlandaskan pada prinsip “saling mengerti”. Penyedia jasa anjem tidak ragu untuk menyediakan tarif yang murah karena mengerti target pasarnya merupakan orang yang ingin menggunakan opsi yang lebih murah daripada ojek online. Selain itu, beberapa penyedia jasa anjem hanya menjadikan kegiatannya sebagai sampingan sehingga tidak membutuhkan keuntungan besar.
Dilihat dari sisi penerima jasa atau pengguna, anjem sangat memberikan kemudahan karena aksesnya yang mudah dan murah. Selain itu, anjem adalah jasa yang fleksibel dengan beragam pilihan. Seseorang dapat bertanya kepada penyedia jasa terkait preferensinya dalam penggunaan jasa tersebut. Contohnya, seseorang dapat memilih penyedia jasa berdasarkan gender karena alasan tertentu. Jenis motor juga dapat dipertimbangkan oleh penerima jasa sesuai dengan kenyamanannya.
Pada perkembangannya, anjem tidak hanya menjadi pemberi kemudahan transportasi bagi mahasiswa, melainkan berbagai jasa lain yang masih berhubungan dengan layanan antar jemput. Misalnya adalah jasa titip yang memudahkan seseorang jika hendak membeli barang. Tak jarang juga seseorang dapat menerima jasa untuk menjadi teman ketika menghadiri suatu tempat atau acara. Jasa anjem menjadi sarana bertemunya mahasiswa dengan sesama mahasiswa, sehingga menciptakan suasana yang lebih akrab. Ini menjadi keuntungan lain jasa anjem yang dapat membuat seseorang memiliki kemampuan komunikasi lebih baik dan relasi lebih luas.
Di samping banyaknya keuntungan, jasa anjem juga menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah masalah keamanan dan kepercayaan yang perlu dipastikan oleh penyedia jasa kepada penerima. Jasa anjem dapat dicari melalui platform terbuka seperti WhatsApp dan Telegram sehingga proses transaksi tidak membutuhkan persyaratan yang ketat seperti regulasi ojek online. Seseorang tetap perlu berhati-hati dalam memilih penyedia jasa supaya terhindar dari oknum yang menyalahgunakan kegiatan anjem. Meskipun banyak orang merasa aman karena menggunakan jasa sesama mahasiswa, memastikan identitas penyedia jasa bukanlah hal yang salah untuk dilakukan sebelum menggunakan jasanya. Penyedia jasa juga perlu menyadari bahwa kegiatannya tetap harus disertai rasa tanggung jawab walaupun terlihat sepele. Keamanan adalah perhatian utama dalam setiap bentuk transportasi.
Anjem bukanlah jasa dengan layanan terverifikasi seperti ojek online sehingga kualitas layananya sangat beragam. Beberapa pengguna mungkin dapat menemui penyedia jasa yang terlambat dan berbagai permasalahan terkait profesionalisme. Untuk tidak mengurangi rasa kepercayaan pengguna, penting bagi penyedia jasa supaya mengevaluasi dan meningkatkan kualitas layanan agar tetap menarik dan menjadi pilihan.
Jasa anjem bukan sekadar jasa. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat meningkatkan kemandirian dan membangun komunitas yang lebih luas. Jasa antar jemput di area kampus merupakan inovasi menarik yang membawa banyak manfaat bagi mahasiswa. Tarif yang lebih terjangkau dan kenyamanan dalam berinteraksi dengan sesama mahasiswa membuat layanan ini telah menjadi pilihan utama bagi banyak orang. Namun, tantangan seperti keamanan dan kualitas layanan perlu diperhatikan agar keberadaan jasa anjem dapat terus berlanjut dan berkembang.
Sumber gambar: x.com/azzamgoyeng
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































