Bantul (MTsN 9 Bantul) — Rasa kekeluargaan dan kepedulian kembali ditunjukkan keluarga besar MTsN 9 Bantul. Sejumlah guru dan pegawai menyempatkan diri menjenguk salah satu rekan guru yang tengah menjalani perawatan karena sakit pada Rabu (07/01/2026).
Kunjungan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kehadiran para guru dan pegawai tidak hanya untuk memberikan dukungan moral, tetapi juga sebagai bentuk perhatian serta doa agar rekan yang sakit segera diberi kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.
Perwakilan guru MTsN 9 Bantul, Wasidi, menyampaikan bahwa kegiatan menjenguk ini menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi antarwarga madrasah.
“Kami ingin menunjukkan bahwa MTsN 9 Bantul bukan hanya tempat bekerja, tetapi juga keluarga besar yang saling peduli dan menguatkan dalam kondisi apa pun,” ujarnya.
Selain memberikan semangat, rombongan juga memanjatkan doa bersama agar proses penyembuhan berjalan lancar. Keluarga guru yang sedang sakit turut menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan.
Melalui kegiatan ini, MTsN 9 Bantul berharap nilai kebersamaan, empati, dan solidaritas terus tumbuh menjadi budaya positif di lingkungan madrasah, sehingga tercipta suasana kerja yang harmonis dan penuh rasa kekeluargaan. (ds)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































