Ternate – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ternate terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Sebagai bagian dari upaya tersebut, jajaran Lapas Ternate melakukan koordinasi langsung dengan mitra kerja CV Rajawali, yang bergerak di bidang pengemasan tali rafia, pada Selasa (9/12).
Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Ternate, Djunaidi Fabanyo, bersama Kasubbag Tata Usaha, Taufik Hadinoto, turun langsung mendatangi CV Rajawali untuk memastikan kelanjutan dan peningkatan kualitas kerja sama.
“Kami memastikan bahwa pembinaan kemandirian ini berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi warga binaan. Kerja sama ini bukan hanya memberikan keterampilan, tetapi juga membuka peluang bagi mereka untuk lebih produktif,” ujar Djunaidi Fabanyo.
Kasubbag TU, Taufik Hadinoto, menegaskan pentingnya koordinasi berkelanjutan dengan mitra kerja. “Kami berdiskusi terkait teknis pekerjaan, ketersediaan bahan, dan potensi perluasan kerja sama. Harapannya, semakin banyak jenis kegiatan yang bisa melibatkan warga binaan,” jelasnya.
Perwakilan CV Rajawali, Mas Nur, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan pihak Lapas Ternate. “Kami sangat senang bisa terus bekerja sama. Warga binaan menunjukkan etos kerja yang baik, dan kami siap meningkatkan kolaborasi yang selama ini telah berjalan positif,” ujar Mas Nur.
Sementara itu, Kepala Lapas Ternate, Faozul Ansori, memberikan dukungan penuh terhadap penguatan sinergi ini. “Pembinaan kemandirian adalah bagian penting dari proses reintegrasi sosial warga binaan. Melalui kerja sama dengan CV Rajawali, kami berharap keterampilan yang diperoleh bisa menjadi bekal berharga ketika mereka kembali ke masyarakat,” ungkap Kalapas.
Dengan terjalinnya koordinasi dan komitmen bersama, Lapas Ternate dan CV Rajawali berharap program pembinaan kemandirian dapat terus berkembang dan memberikan dampak jangka panjang bagi masa depan warga binaan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































