Isu ketahanan pangan di tingkat rumah tangga menjadi perhatian serius di tengah fluktuasi harga pangan saat ini. Menanggapi hal tersebut, Muhammad Alfad, mahasiswa program studi Kelautan dan Perikanan yang sedang menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN), menyelenggarakan pelatihan “Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) Ikan Lele dan Sayuran”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin 26 Januari 2026 di aula Kantor Desa Minasa Upa dan dihadiri oleh puluhan warga setempat yang antusias.
Program ini bertujuan untuk memberikan solusi praktis bagi warga dalam memanfaatkan lahan terbatas di area pekarangan rumah. Budikdamber merupakan teknik akuaponik sederhana yang menggabungkan budidaya ikan dan tanaman sayuran dalam satu wadah berupa ember plastik.
Dalam sesinya, Alfad menjelaskan secara mendetail mengenai pemilihan bibit ikan nila yang sehat, cara pembersihan air, hingga teknik menanam kangkung di bagian atas ember menggunakan media gelas plastik dan arang. Menurutnya, metode ini sangat efisien karena tidak memerlukan modal besar maupun pasokan air yang melimpah.
Pelatihan tidak hanya bersifat teori, tetapi juga demonstrasi langsung. Warga diajarkan cara merakit sistem Budikdamber dari awal hingga siap pakai. Kehadiran program ini disambut positif oleh perangkat desa dan masyarakat yang didominasi oleh ibu-ibu rumah tangga dan kelompok tani setempat.
Bapak Ismail, selaku salah satu tokoh masyarakat yang hadir, memberikan apresiasinya terhadap inisiatif mahasiswa ini. Menurutnya, keterampilan baru ini sangat relevan dengan kebutuhan ekonomi keluarga saat ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada Dek Alfad karena memberikan ilmu yang sangat bermanfaat. Program Budikdamber ini adalah jawaban bagi warga kami yang ingin punya tabungan pangan sendiri di rumah tanpa harus pusing memikirkan lahan yang sempit,” ujar Pak Ismail di sela-sela kegiatan.
Melalui kegiatan ini, Muhammad Alfad berharap warga Desa Minasa Upa tidak hanya sekadar tahu, tetapi mulai mempraktikkannya secara mandiri di rumah masing-masing. Dengan memelihara lele dan sayuran secara bersamaan, kebutuhan protein hewani dan vitamin dari sayuran hijau dapat terpenuhi secara swadaya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan unit contoh Budikdamber kepada pihak Kantor Desa sebagai peraga edukasi bagi warga lainnya yang belum sempat hadir. Langkah kecil ini diharapkan menjadi pemicu terciptanya kemandirian pangan di Desa Minasa Upa secara berkelanjutan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































