Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan memperkenalkan teknik ecoprint kepada anak-anak sekolah dasar dan memanfaatkan barang bekas. Kegiatan ini menjadi upaya menumbuhkan kreativitas sekaligus mengenalkan pemanfaatan bahan alami sebagai media seni yang ramah lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak mengenal berbagai jenis daun dan bunga yang ada di sekitar lingkungan mereka. Mahasiswa UNTAG Surabaya kemudian memandu siswa mempraktikkan teknik ecoprint, mulai dari menata daun, proses pencetakan motif alami, hingga melihat hasil cetakan yang unik pada media kertas dan kain. Selain itu, siswa juga diajak memanfaatkan barang bekas seperti botol plastik dan stik es krim menjadi karya yang bermanfaat dan bernilai estetika, sehingga dapat mengurangi sampah di lingkungan sekitar.
Antusiasme siswa terlihat sejak awal kegiatan. Anak-anak tampak penasaran dan bersemangat saat menyusun daun serta menunggu hasil cetakan ecoprint terbentuk. Setiap karya yang dihasilkan memiliki motif berbeda, sehingga mendorong anak-anak untuk berani bereksperimen dan mengekspresikan ide mereka.

Salah satu guru pendamping menyampaikan bahwa pengenalan ecoprint memberikan pengalaman belajar baru bagi siswa. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga mengenalkan anak-anak pada seni berbasis alam.“Anak-anak belajar bahwa daun dan bunga di sekitar bisa dimanfaatkan menjadi karya seni yang menarik. Mereka jadi lebih peduli dan menghargai alam,” ujarnya.
Respon positif juga disampaikan oleh para siswa. Mereka mengaku senang karena dapat melihat langsung perubahan daun menjadi motif cetakan yang indah. Beberapa siswa mengatakan ingin mencoba kembali teknik ecoprint di rumah bersama keluarga. “Seru, daunnya ditempel terus jadi gambar,” ujar seorang siswa antusias, dan mengaku ingin mencoba lagi di rumah dengan daun yang lain.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, mahasiswa UNTAG Surabaya berharap ecoprint dapat menjadi media pembelajaran kreatif yang mudah diterapkan di sekolah maupun di rumah, sekaligus menumbuhkan kesadaran anak-anak akan pentingnya menjaga dan memanfaatkan alam secara bijak.
Kegiatan ini di laksanakan oleh kelompok KKN R10 dosen pembimbing lapangan Mays Amelia, S.H.,M.H.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































