pada 01 november 2025 tepatnya pada hari sabtu, Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) yang mengikuti Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) melaksanakan proyek pembelajaran inovatif bertajuk “Sekolah Hijau dan Kreatif” di SD Negeri Percobaan. Program ini menghadirkan metode edukasi lingkungan berbasis praktik yang berfokus pada pengelolaan sampah dan pemanfaatannya menjadi produk bernilai guna.
Proyek ini lahir dari kebutuhan untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak usia sekolah dasar, khususnya terkait pengelolaan sampah. Lingkungan sekolah masih menunjukkan kurangnya pemahaman tentang pentingnya memilah dan mengolah sampah dengan benar. Karena itu, mahasiswa USU merancang pembelajaran yang kreatif dan aplikatif agar materi lingkungan dapat dipahami dan diterapkan secara nyata oleh siswa.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi dasar tentang jenis sampah, dampak lingkungan, dan pentingnya kreativitas dalam mendaur ulang material bekas. Mahasiswa menggunakan media pembelajaran visual berupa poster, gambar, dan video pendek untuk menarik perhatian siswa.

Selanjutnya, siswa dibagi menjadi lima kelompok. Setiap kelompok dipandu dalam membuat karya daur ulang dari bahan seperti botol plastik, kardus, kertas bekas, dan gelas plastik. Karya yang dihasilkan meliputi celengan, hiasan meja, keranjang.
Pendekatan berbasis praktik ini bertujuan meningkatkan keterlibatan siswa secara langsung, sekaligus mengembangkan keterampilan motorik halus, kreativitas, serta rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.
Selain praktik, mahasiswa juga mengadakan permainan interaktif dan kuis bertema lingkungan untuk memperkuat pemahaman siswa. Suasana pembelajaran berlangsung aktif, menyenangkan, dan membuat siswa antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan.
Proyek ini melibatkan 23 siswa SD Negeri Percobaan yang kemudian dibagi menjadi 5 kelompok kerja. Hasil akhirnya adalah 5 kerajinan daur ulang, masing-masing satu karya dari 5 kelompok
Dari evaluasi singkat yang dilakukan, siswa menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengenali jenis sampah, mempraktikkan pemilahan, serta memanfaatkan sampah anorganik menjadi barang berguna. Guru pendamping juga melaporkan adanya perubahan perilaku, seperti siswa lebih disiplin membuang sampah pada tempatnya dan mulai membawa bahan bekas dari rumah untuk dijadikan kerajinan lanjutan.
Kegiatan ini terlaksana atas kolaborasi antara mahasiswa USU, siswa, dan pihak sekolah. Mahasiswa menyusun materi dan memandu praktik, sementara guru membantu pengawasan dan memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana. Dukungan dosen pengampu MKWK juga berperan dalam penyusunan desain pembelajaran yang relevan dan aplikatif.
“Program ini sangat membantu siswa memahami pentingnya menjaga lingkungan. Pendekatan praktik langsung membuat mereka lebih antusias dan mudah memahami cara mengolah sampah menjadi kerajinan,” ujar salah seorang guru pendamping.
Seorang mahasiswa menyampaikan bahwa proyek ini dirancang agar siswa dapat belajar melalui pengalaman nyata dan melihat bahwa sampah bisa menjadi barang bernilai jika dikelola dengan benar.
Proyek ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran lingkungan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di sekolah. Melalui pendekatan kreatif dan berbasis praktik, mahasiswa USU berhasil menunjukkan kontribusi nyata dalam menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak dini. Kegiatan ini juga mendorong perubahan perilaku positif siswa dalam menjaga kebersihan dan mengelola sampah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































