BANDUNG – Sabtu sore, sekitar pukul 16.00 WIB, suasana di Bento Kopi Cibiru tampak berbeda dari kafe biasa: meja-meja tertata di teras yang menghadap langsung ke hamparan sawah hijau, ditemani angin sepoi dan suara alam yang menenangkan.
Konsep ini menjadi daya tarik tersendiri terutama bagi mahasiswa UIN Bandung karena lokasi kafe cukup dekat dan mudah dijangkau. Selain itu, pengunjung bisa menikmati live music, dan bahkan ada photobooth untuk mengabadikan momen bersama teman.
Menurut Angga Ramadhan, seorang karyawan di Bento Kopi Cibiru, konsep “ngopi di pinggir sawah” muncul dari ide untuk menawarkan pengalaman berbeda dari kafe pada umumnya. Ia mengatakan bahwa mereka ingin menciptakan suasana yang “tenang, santai, dan alami” — bukan hanya sekadar tempat minum kopi.
“Kami ingin pengunjung tidak hanya menikmati kopi, tapi juga suasana sawah, angin, dan ketenangan yang susah didapat di kota,” ujar Angga saat diwawancarai pada Sabtu (6/12/2025).
Rancangan layout kafe memang sengaja dibuat agar sebagian tempat duduk menghadap langsung ke area persawahan. Angga menambahkan, live music di sore hari makin memperkaya pengalaman: “Pas malam nanti, musik akustik ringan sambil lihat sawah, banyak pengunjung bilang suasananya adem banget.”
Salah seorang pengunjung, Hasbi, yang datang bersama teman-temannya, mengaku tertarik mencoba suasana baru. Baginya, ngopi di Bento Kopi Cibiru terasa seperti “melarikan diri sesaat dari hiruk-pikuk kota.”
“Biasanya saya nongkrong di kafe biasa, indoor, ramai dan kadang sumpek. Di sini beda — adem, pemandangannya hijau, bisa ngobrol santai sambil lihat sawah. Enak banget buat istirahat,” kata Hasbi.
Bento Kopi Cibiru membuktikan bahwa kafe bisa jadi lebih dari sekadar tempat ngopi. Dengan memadukan elemen alam — sawah, angin, ruang terbuka — musik, dan fasilitas pendukung seperti photobooth, kafe ini menawarkan pengalaman komunal yang hangat.
Ide ini sejalan dengan tren di sejumlah daerah, di mana kafe atau warung kopi di pinggir sawah atau tepi alam hadir sebagai alternatif bagi pencinta suasana alami dan santai.
Bagi banyak orang seperti Hasbi, pengalaman ngopi di pinggir sawah bukan hanya soal rasa kopi, tapi soal “melambatkan waktu sejenak”, menikmati udara segar, dan menguatkan ikatan pertemanan. Di tengah kesibukan kota Bandung, kafe seperti Bento Kopi Cibiru menjadi oase kecil — pengingat bahwa kesederhanaan dan alam bisa memberi ketenangan yang berarti.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































