CIAMIS – Dalam upaya memastikan seluruh kegiatan pengelolaan kawasan hutan berjalan efektif dan sesuai dengan prosedur standar operasional (SOP) yang berlaku, jajaran Manajemen Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Ciamis melaksanakan kunjungan kerja (kunker) lapangan secara intensif.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Administratur/KKPH Ciamis, Tofik Hidayat, dengan didampingi oleh jajaran wakil administratur dan bidang terkait. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen manajemen untuk melakukan pengawasan melekat serta penguatan fungsi pembinaan personel di tingkat tapak.
Salah satu lokasi utama yang menjadi fokus kunjungan adalah Wilayah Parigi. Setibanya di lokasi, tim manajemen diterima langsung oleh Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH/Mantri) Parigi, Dawan Hermawan. Kunjungan ini menjadi momen krusial untuk meninjau dinamika lapangan secara riil, terutama terkait kegiatan perlindungan dan pemanfaatan hutan.
Dalam keterangannya, Administratur KPH Ciamis Tofik Hidayat menekankan pentingnya kesigapan petugas lapangan seperti KRPH dalam mengawal setiap jengkal area yang menjadi tanggung jawabnya. Petugas di lapangan, menurut Tofik, harus menjadi garda terdepan yang sigap merespons setiap potensi masalah dan memastikan kebijakan manajemen diimplementasikan dengan baik.
“Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memastikan bahwa antara laporan administratif dan kondisi nyata di area kerja sudah sejalan. Kita tidak bisa hanya memantau dari balik meja. Petugas seperti Mantri harus selalu siap dan sigap di lapangan, karena dinamika di hutan berubah dengan cepat,” tegas Tofik.

Tidak hanya terpaku pada inspeksi fisik lahan dan hasil hutan, agenda kunjungan Administratur juga mencakup sesi pembinaan yang mendalam bagi seluruh petugas di lingkup Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH/Asper) Cijulang. Sesi pembinaan ini difasilitasi dalam format sarasehan dan dialog terbuka yang berlangsung akrab namun serius di kantor BKPH.
Dalam arahannya di hadapan para petugas BKPH Cijulang, Tofik Hidayat menggarisbawahi bahwa tantangan dalam pengelolaan kawasan hutan di masa depan akan semakin kompleks dan berat. Mulai dari tekanan sosial, potensi konflik tenurial, hingga tuntutan pelestarian ekosistem di tengah isu perubahan iklim.
“Para petugas di BKPH Cijulang dan seluruh jajaran KPH Ciamis harus mempersiapkan diri. Kesiapan mental, pengetahuan teknis, dan soliditas tim adalah kunci utama untuk menghadapi tantangan ke depan yang semakin berat. Pengelolaan hutan yang berkelanjutan membutuhkan dedikasi dan inovasi, bukan sekadar rutin,” seru Tofik kepada timnya.
Kunjungan kerja yang komprehensif ini diharapkan dapat memacu motivasi petugas di lapangan, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat integritas Perhutani dalam menjalankan amanah menjaga dan mengelola hutan di wilayah Ciamis.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer

























































